Setelah Hampir Dua Bulan, Akhirnya Ke6 WBP Rutan Sumenep Berhasil Sembuh dari TBC

Selasa, 20 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubsi Pelayanan Tahanan Teguh Bersama Ke6 WBP dan Dokter dan Perawat, Selasa (20/02/2024)

Kasubsi Pelayanan Tahanan Teguh Bersama Ke6 WBP dan Dokter dan Perawat, Selasa (20/02/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Enam warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep berhasil sembuh dari penyakit Tuberkulosis (TBC).

Diketahui ke enam warga binaan pemasyarakatan (WBP) tersebut sembuh setelah menjalani pengobatan intensif selama hampir dua bulan.

Sebelumnya ke enam WBP itu di isolasi dalam kamar terpisah untuk mencegah penularan kepada warga binaan pemasyarakatan lainnya.

Baca Juga :  Polantas Menyapa, Satlantas Polres Sumenep Gandeng Duta Lalu Lintas 2025 Ajak Masyarakat Tertib di Jalan

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan, Teguh mewakili Karutan Sumenep mengatakan pengobatan intensif ini dilakukan oleh tim medis rutin yang terdiri dari dokter dan perawat terlatih.

“Yang mana ke enam WBP itu didiagnosis menderita TBC sehingga perlu menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan yang ada di Rutan Sumenep,” kata Teguh.

Lebih lanjut ia memaparkan pada tahap akhir pengobatan keenam WBP tersebut menjalani pemeriksaan dahak dan hasilnya menunjukkan negatif terhadap bakteri TBC.

Baca Juga :  Akibat Tingginya Gelombang Laut, Pelayanan Pelayaran Untuk Sementara Dihentikan

“Ini tentunya menjadi kabar yang sangat baik dan mereka keenam itu dinyatakan sembuh dari TBC oleh tim medis yang merawatnya,” ungkap Kasi Pelayanan Tahanan, Teguh.

Menurut Teguh, sebelum kembali ke blok hunian ke enam warga binaan pemasyarakatan itu diberikan briefing oleh petugas rutan bersama dokter dan perawat yang merawatnya.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Sapudi Berhasil Ciduk Pelaku Penganiyaan

Briefing itu kata teguh, mencakup informasi tentang langkah-langkah pencegahan, perubahan gaya hidup yang sehat dan pentingnya menjaga kesehatan.

“Meskipun telah dinyatakan negatif, mereka tetap akan mendapatkan pengobatan sampai 6 bulan secara kontinyu dan akan selalu dipantau oleh tim medis,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Buka Bupati Sumenep Cup V, Staf Ahli Bupati Tegaskan Komitmen Cetak Pesilat Berprestasi Sejak Usia Pelajar
Bangun Karakter Generasi Muda, PPI Sumenep Gelar Kemah Kepemimpinan
Eks Sekdakab Sumenep Jadi Responden Sensus Ekonomi di RT 02 RW 04 Karangduak
Setelah 36 Tahun Berpisah, Alumni PGAN Sumenep Angkatan 1990 Lepas Rindu di Ponpes Miftahul Khair Bangkalan
PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM
Waspada El Nino di Madura, BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ajak Masyarakat Hemat Air dan Jaga Lingkungan
Kerapan Sapi Sumenep Jadi Momentum TNI Lestarikan Budaya Madura dan Perkuat Persatuan
DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:07 WIB

Buka Bupati Sumenep Cup V, Staf Ahli Bupati Tegaskan Komitmen Cetak Pesilat Berprestasi Sejak Usia Pelajar

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:36 WIB

Bangun Karakter Generasi Muda, PPI Sumenep Gelar Kemah Kepemimpinan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:11 WIB

Eks Sekdakab Sumenep Jadi Responden Sensus Ekonomi di RT 02 RW 04 Karangduak

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:46 WIB

Setelah 36 Tahun Berpisah, Alumni PGAN Sumenep Angkatan 1990 Lepas Rindu di Ponpes Miftahul Khair Bangkalan

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:05 WIB

PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM

Berita Terbaru