JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Rutan Kelas IIB Sumenep bersama Ghana Recovery Madura mulai melaksanakan asesmen terhadap warga binaan yang akan mengikuti program rehabilitasi. Kegiatan ini menandai implementasi kerja sama kedua pihak terkait Penyelenggaraan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan di Rutan Sumenep.
Dalam keterangan tertulis, Kepala Rutan Sumenep, Heri Sutriadi, menjelaskan bahwa asesmen dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat ketergantungan dan kebutuhan masing-masing warga binaan. Hasil asesmen akan menjadi dasar pengelompokan warga binaan ke dalam tiga kategori: ringan dengan program rehabilitasi 15 hari, sedang selama 30 hari, dan berat dengan program intensif 90 hari.
“Asesmen ini menjadi langkah awal untuk memastikan program rehabilitasi berjalan tepat sasaran. Kami ingin setiap warga binaan mendapatkan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Heri Sutriadi kepada media ini, Selasa (04/11/2025)
Lebih lanjut Heri menegaskan program ini bukan sekadar pemulihan fisik, tetapi juga fokus pada pemulihan mental dan sosial. “Tujuannya agar mereka siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan mental yang lebih baik,” ujarnya lebih lanjut.
Program rehabilitasi yang bersifat komprehensif ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Rutan Sumenep dalam mendukung pembinaan berbasis pemulihan dan kemanusiaan. (REDJAVA****)












