PKL FISIP Unija di Disbudporapar Sumenep: Ruang Aktualisasi Ilmu, Uji Empiris Administrasi Publik

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKL FISIP Unija di Disbudporapar Sumenep: Ruang Aktualisasi Ilmu, Uji Empiris Administrasi Publik

PKL FISIP Unija di Disbudporapar Sumenep: Ruang Aktualisasi Ilmu, Uji Empiris Administrasi Publik

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wiraraja (Unija) di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep menjadi lebih dari sekadar agenda akademik rutin.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Disbudporapar Sumenep, Selasa (06/01/2025) ini menjelma sebagai ruang strategis untuk menguji teori administrasi publik dalam realitas birokrasi pemerintahan daerah.

Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa PKL merupakan bagian dari proses pembelajaran timbal balik antara dunia akademik dan birokrasi pemerintahan.

“Mahasiswa bisa belajar langsung tentang pelayanan publik, administrasi, kepegawaian, kepemimpinan, dan berbagai aspek lain yang relevan dengan disiplin ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah,” kata H. Moh. Iksan.

Ia menambahkan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dan kritis selama menjalani PKL.

“Kami juga terbuka terhadap saran dan masukan dari mahasiswa sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan dan tata kelola di lingkungan Disbudporapar,” ujarnya dengan tegas.

Lebih lanjut, H. Moh. Iksan menekankan bahwa PKL tidak boleh dimaknai secara sempit sebagai kegiatan observasi pasif semata.

“Mahasiswa bukan hanya belajar, tetapi juga harus mempraktikkan pengetahuannya secara langsung dalam pelaksanaan PKL,” tutup H. Iksan sapaan akrabnya.

Sementara itu dari sisi akademik, Dosen Pembimbing PKL FISIP Unija, Dr. Wilda, menegaskan bahwa PKL memiliki dimensi ilmiah yang fundamental dalam pendidikan administrasi publik.

“PKL memiliki dua konotasi penting. Pertama, sebagai sarana mempraktikkan pengetahuan administrasi publik. Kedua, sebagai upaya mengkomparasikan konsep teoritik dengan realitas empiris yang ditemui di lapangan,” jelas Dr. Wilda.

Menurutnya, setiap aktivitas kerja yang dijalankan mahasiswa harus menjadi bahan refleksi kritis dan analisis akademik.

“Praktek kerja bisa lahir dari inovasi mahasiswa itu sendiri (innovation skill) maupun dari tugas yang diberikan instansi tempat PKL. Namun, setiap perintah kerja harus selalu didalami dengan pertanyaan-pertanyaan kritis yang relevan dengan administrasi publik,” tambahnya.

Kegiatan PKL ini dinilai mencerminkan model kolaborasi ideal antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, analitis, dan solutif terhadap dinamika birokrasi dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Nakes Diguga Dianiaya di UGD Puskesmas Batuan, Aktivis Sumenep: Ini Alarm Darurat Negara

Dengan pendekatan tersebut, PKL FISIP Unija di Disbudporapar Sumenep tidak sekadar memenuhi kewajiban kurikuler, melainkan menjadi ruang aktualisasi akademik sekaligus resonansi empiris sebuah proses pembelajaran yang menghubungkan teori kampus dengan praktik nyata pemerintahan.

Baca Juga :  Menembus Batas, Naghfir's Institut Gandeng BMTNU Percepat Lompatan Industri Syari'ah di Sumenep

Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia dan penguatan reformasi birokrasi daerah, kegiatan ini menegaskan bahwa sinergi antara kampus dan pemerintah merupakan fondasi penting menuju tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan publik. (REDJAVA/$$$$)

Baca Juga :  Kapolda Imam Sugianto Resmi Tutup Turnamen Bulutangkis Antar Media Kapolda Jatim Cup 2024, Tim Media Memorandum Juara 1

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang
Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan
Bakesbangpol Sumenep Apresiasi Aksi Sosial PPI dan BAZNAS di Desa Ellak Daya
Danyonif TP 931/KJ Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
89 Hari Rampung, Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten Sumenep
Program Nasi Bungturat KBS Sumenep, Wujud Kepedulian Lewat Jum’at Berkah
Pertemuan Rutin DWP Bappeda Sumenep Disulap Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Anggota
Bersihkan dari Halinar, Rutan Sumenep Geledah Kamar dan Tes Urine Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:26 WIB

Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:56 WIB

Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bakesbangpol Sumenep Apresiasi Aksi Sosial PPI dan BAZNAS di Desa Ellak Daya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:13 WIB

Danyonif TP 931/KJ Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:42 WIB

89 Hari Rampung, Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten Sumenep

Berita Terbaru