JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat nasionalisme dan kepedulian sosial ditanamkan sejak dini kepada calon anggota Paskibraka Kabupaten Sumenep. Melalui Kemah Bhakti Desa Bahagia Paskibraka Tahun 2026, Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Sumenep berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, mulai 1 hingga 6 Juli 2026, di Kebun Benih Hortikultura Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, menjadi ruang pembelajaran bagi puluhan calon Paskibraka. Peserta mengikuti pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, penanaman jiwa korsa, serta aksi bakti sosial yang dirancang untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, S.Pi., M.Si., menilai program tersebut menjadi model pembinaan generasi muda yang efektif karena memadukan pendidikan karakter dengan pengalaman nyata melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemah Bhakti Desa Bahagia menjadi wadah yang sangat baik untuk membentuk karakter calon Paskibraka. Mereka tidak hanya belajar disiplin dan kepemimpinan, tetapi juga memahami arti pengabdian, gotong royong, serta kepedulian terhadap masyarakat. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan agar lahir generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” kata Yanuar disela-sela kegiatan.
Menurutnya, calon Paskibraka merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan secara utuh. Pembinaan tidak cukup melalui latihan fisik dan baris-berbaris semata, melainkan juga harus diperkuat dengan pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, integritas, serta kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Selama mengikuti kemah, peserta memperoleh materi kepemimpinan, penguatan nasionalisme, pembinaan mental, hingga kegiatan bakti sosial bersama masyarakat Desa Ellak Daya. Seluruh rangkaian kegiatan disusun agar mampu membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki empati, dan siap menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Yanuar juga mengapresiasi sinergi yang dibangun antara PPI Kabupaten Sumenep dan BAZNAS Kabupaten Sumenep. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda akan lebih berdampak apabila melibatkan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut karena telah menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda dapat dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya memperkuat nasionalisme dan kepemimpinan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat mengabdi kepada masyarakat. Dari kegiatan seperti inilah akan lahir calon pemimpin masa depan yang berintegritas dan memiliki kecintaan terhadap bangsa,” tambahnya.
Melalui Kemah Bhakti Desa Bahagia Tahun 2026, PPI Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan calon Paskibraka yang tidak hanya siap menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga menjadi generasi muda berkarakter, berjiwa gotong royong, serta siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Sumenep dan Indonesia.









