Pencopotan Baliho FAHAM di Desa Lapa Laok Memantik Reaksi Keras Relawan Fauzi – Imam

- Redaksi

Minggu, 3 November 2024 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Relawan Achmad Fauzi Wongsojudo Desa Lapa Laok Kecamatan Dungkek Amin

Salah Satu Relawan Achmad Fauzi Wongsojudo Desa Lapa Laok Kecamatan Dungkek Amin

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Baliho pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo – Imam Hasyim (FAHAM) nomor urut 02, belum sehari dipasang di Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kini tiba-tiba lenyap dicopot dan dibuang orang tidak dikenal (OTK). Minggu, 03/11/24 pagi.

Pantauan media ini di lapangan, baliho pasangan FAHAM nomor urut 02 diduga sengaja dicopot dan dibuang bukan merupakan faktor alam. Melainkan unsur kesengajaan yang tidak suka dengan calon bupati pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo-Imam Hasyim (FAHAM).

Baca Juga :  Jamaah Jamiyatul Islah Gelar Maulid Nabi Bersama Nyai Hj. Mutmainna Jakfar di Pinggir Papas Siang Ini
Sebelum Pencopotan

Hal ini, memantik reaksi para relawan Achmad Fauzi Wongsojudo – Imam Hasyim (FAHAM) yang berdomisili di desa Lapa Laok, Dungkek, Sumenep, yang mengecam keras tindakan amoral dan melanggar konstitusi ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para relawan baru selesai pasang di sepanjang jalan desa Lapa Laok, Dungkek, Sumenep. Baru semalam kita pasang di tanah milik saya sendiri, yang tepat berada di depan mebel tiba-tiba lenyap hilang dicopot dan dibuang orang tak dikenal,” ujar Amin Aktivis Muda Desa Lapa Laok serta relawan FAHAM. Minggu, 03/11/24. Pagi.

Amin, Relawan FAHAM yang juga aktivis muda Desa Lapa Laok menyebut, tindakan amoral itu sangat merugikan dan mengganggu kepada iklim demokrasi yang sedang berlangsung di Kabupaten Sumenep ini.

Baca Juga :  Wujudkan Polri Presisi, Kapolres Sumenep Berikan Laptop pada Ketua Penyandang Disabilitas
Sesudah Pencopotan

“Hal tersebut tentu sangat menganggu iklim demokrasi di Kabupaten Sumenep, apalagi Baliho yang dicopot dan dibuang itu berada di tanah milik keluarga besar saya sendiri,” sebutnya.

Amin berharap, kepada masyarakat Sumenep, khususnya di Desa Lapa Laok, tindakan amoral yang sangat menggangu kepada pesta demokrasi ini tidak terulang kembali.

“Saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi di Sumenep, khususnya di desa Lapa Laok. Sebab, ini sangat menggangu kepada iklim demokrasi kita dan memantik reaksi perpecahan dan kegaduhan di Desa Lapa Laok, Sumenep, Madura,” harapnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan
Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani
Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat
Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal
Atlet Muda Sumenep Cetak Prestasi di Lamongan, Ketua PBSI: Semoga Jadi Semangat Atlet Lain
Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif
Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas

BERITA TERKAIT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal

BERITA TERBARU