Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Saat Diwawancarai Sejumlah Awak Media Usai Mengikuti Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Jum'at (14/08/2026)

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Saat Diwawancarai Sejumlah Awak Media Usai Mengikuti Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Jum'at (14/08/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, meminta petani tembakau tidak terburu-buru melakukan penanaman ketika waktu tanam sudah terlalu mepet dengan perubahan cuaca.

Imbauan itu disampaikan Fauzi setelah mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumenep yang mengagendakan penyampaian pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026).

Menurut Fauzi, faktor cuaca menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum petani mengeluarkan modal untuk menanam tembakau. Terlebih, kondisi hujan di wilayah Sumenep saat ini tidak berlangsung secara serentak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbedaan tersebut terlihat antara wilayah Sumenep bagian barat dan timur. Sejumlah kawasan di bagian barat mulai diguyur hujan, sedangkan wilayah timur masih mengalami keterlambatan datangnya hujan.

“Kalau ada yang terlambat untuk bercocok tanam, lihat cuaca dan kondisi hujan atau tidak. Yang paling penting itu. Karena dari situasi dan kondisi sudah mepet,” kata Bupati Fauzi saat diwawancarai awak media usai kegiatan.

Ia menilai keputusan menanam tembakau pada waktu yang sudah terlalu dekat dengan perubahan musim memiliki risiko cukup besar. Tanaman yang baru ditanam membutuhkan kondisi cuaca yang sesuai agar dapat berkembang dengan baik.

Baca Juga :  Pencopotan Baliho FAHAM di Desa Lapa Laok Memantik Reaksi Keras Relawan Fauzi - Imam

Karena itu, petani yang belum melakukan penanaman diminta mempertimbangkan kembali rencana tersebut. Menurut Fauzi, mengejar waktu tanam tanpa memperhitungkan cuaca justru bisa membuat modal yang telah dikeluarkan menjadi sia-sia.

“Menurut kami lebih baik jangan menyusul lagi untuk menanam di bulan ini. Karena sudah mepet, khawatir turun hujan,” ujarnya.

Orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca setiap wilayah tidak selalu sama. Petani harus membaca perkembangan hujan di daerah masing-masing sebelum menentukan keputusan.

Perbedaan pola hujan tersebut menjadi perhatian karena wilayah barat Sumenep disebut telah lebih dahulu memasuki kondisi hujan. Sementara kawasan timur masih menunggu datangnya hujan.

“Di beberapa daerah sudah turun hujan. Kita di posisi daerah timur agak lambat turun hujannya, sedangkan di barat sudah hujan,” ungkap Bupati Fauzi.

Dirinya memahami tidak sedikit petani yang telah menyiapkan modal untuk bercocok tanam. Kondisi tersebut membuat sebagian petani mungkin tetap memilih menanam meski waktu tanam sudah semakin terbatas.

Baca Juga :  Kasdim 0827/Sumenep Ikuti Upacara HUT Ke 77 Bhayangkara

Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata Fauzi, tidak serta-merta melarang petani mengambil keputusan tersebut. Namun, setiap keputusan harus disertai perhitungan matang terhadap potensi risiko.

“Ada mereka yang sudah menyiapkan modal. Tapi kalau tetap bercocok tanam, ya kita berdoa agar tidak hujan. Karena kalau hujan, yang pasti kerugian akan ada,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan musim tanam tembakau tidak cukup hanya dilihat dari kesiapan lahan dan ketersediaan modal. Faktor alam, terutama curah hujan dan perubahan cuaca, juga harus menjadi bagian penting dalam menentukan strategi bertani.

Petani yang memaksakan penanaman ketika kondisi cuaca mulai berubah berpotensi menghadapi kerugian apabila tanaman tidak tumbuh optimal. Risiko tersebut semakin besar ketika biaya produksi sudah dikeluarkan sejak awal.

Baca Juga :  Deklarasi Sekolah Ramah Anak 2023, Danramil 0827/01 Kota Turut Menandatangani Papan Deklarasi

Ketua DPC PDI-P itu berharap petani tidak hanya berorientasi mengejar waktu tanam. Menurut dia, membaca kondisi alam secara cermat merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian.

Bagi petani yang belum menanam, ia menyarankan agar perkembangan cuaca menjadi pertimbangan utama. Langkah tersebut dinilai lebih bijak daripada mengambil risiko besar ketika kondisi alam sudah tidak mendukung.

“Yang paling penting lihat situasi dan kondisi. Jangan sampai sudah mengeluarkan modal, tetapi kemudian kondisi cuaca tidak mendukung dan akhirnya mengalami kerugian,” pungkasnya.

Imbauan Bupati Sumenep tersebut menjadi pengingat bagi petani agar lebih berhati-hati menghadapi perubahan cuaca pada musim tanam tembakau.

Keputusan yang dibuat dengan mempertimbangkan kondisi alam diharapkan dapat membantu petani mengurangi risiko kerugian dan menjaga hasil pertanian tetap optimal.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan
Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat
Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal
Atlet Muda Sumenep Cetak Prestasi di Lamongan, Ketua PBSI: Semoga Jadi Semangat Atlet Lain
Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif
Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas
BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya

BERITA TERKAIT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Renungan Suci di Tengah Malam, Kapolresta Sumenep Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Sambang AWDI, Sinergi Informasi dan Kamtibmas Jadi Bahasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Ini Pesan Bupati Fauzi kepada Para Petani

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Polresta Sumenep Raih Pelayanan Prima A, Bukti Nyata Komitmen Layani Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Siswa MAN Sumenep Unjuk Gigi di Ajang Provinsi, Mini Drama Angkat Moderasi Beragama dan Budaya Lokal

BERITA TERBARU