JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat kepramukaan membara di Bumi Perkemahan Desa Kerta Barat, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Jumat (14/8/2026). Sebanyak 509 peserta mengikuti Jambore Kwarran Dasuk.
Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Agustus 2026 itu menjadi momentum memperkuat karakter generasi muda. Upacara Hari Pramuka sekaligus pembukaan Jambore berlangsung penuh semangat.
“Peringatan Hari Pramuka tahun ini menjadi momentum memantapkan langkah organisasi untuk mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045,” kata Erdianto, S.Pd., M.Si dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Erdianto menegaskan, Gerakan Pramuka tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Pramuka harus menjadi ruang pembentukan generasi yang mandiri, tangguh, disiplin, dan berkarakter kuat.
“Jambore ini harus menjadi ruang pendidikan karakter bagi generasi muda. Mereka belajar mandiri, bekerja sama, disiplin, sekaligus membangun kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Usai menyampaikan amanat, Erdianto secara resmi membuka Jambore Kwarran Dasuk. Kegiatan tersebut diikuti puluhan regu dari berbagai gugus depan tingkat SD/MI dan SMP/MTs.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat kebersamaan dan nilai kepramukaan terus tumbuh. Generasi muda harus disiapkan menjadi bagian penting menuju Indonesia Emas,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Jambore, Eko Hendra Wahyudi, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Membangun Bangsa.” Tema itu menjadi roh seluruh rangkaian acara.
“Kami mengusung tema Merajut Kebersamaan, Membangun Bangsa karena Pramuka harus menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan karakter kebangsaan,” kata Eko.
Eko menjelaskan, peserta berasal dari 29 Gugus Depan SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Dasuk. Mereka terbagi dalam 49 regu dengan komposisi 221 putra dan 228 putri.
“Total peserta mencapai 509 orang. Mereka kami hadirkan bukan hanya untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga belajar bertanggung jawab, mandiri, bersaudara, dan menghargai perbedaan,” jelasnya.
Menurut Eko, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan penting, terutama meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memperkuat persaudaraan, dan menanamkan karakter bangsa.
“Harapan kami, peserta pulang membawa pengalaman berharga. Nilai ketakwaan, persaudaraan, kedisiplinan, dan karakter bangsa harus menjadi bekal mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Eko.
Pelaksanaan Jambore Kwarran Dasuk juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Di antaranya Bank BPRS Cabang Dasuk, Pegadaian Unit Dasuk, Dunia E-Bike Sumenep, serta sejumlah sponsor lainnya.
Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi panitia untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Jambore pun diharapkan memberi pengalaman positif bagi seluruh peserta.
Di sisi lain, Camat Dasuk yang diwakili Sekcam Dasuk, Kamarudin, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pembina Pramuka yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada seluruh panitia dan pembina Pramuka. Kegiatan ini memberi nuansa baru sekaligus hiburan yang tetap mengandung nilai pendidikan bagi anak didik,” ujar Kamarudin.
Menurut Kamarudin, Jambore bukan sekadar kegiatan perkemahan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang mempertemukan peserta dari berbagai sekolah sekaligus memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan.
“Jambore ini juga menjadi ajang silaturahmi dan membentuk persaudaraan. Kami berharap nilai kebersamaan yang tumbuh selama kegiatan dapat terus dibawa dalam kehidupan mereka,” katanya.
Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan pemberian santunan kepada 25 anak yatim yang bersumber dari Baznas Kabupaten Sumenep. Aksi sosial tersebut menjadi penutup penuh nilai kemanusiaan.
Kehadiran ratusan Pramuka di Bumi Perkemahan Kerta Barat akhirnya bukan sekadar meramaikan Hari Pramuka. Mereka membawa pesan kuat tentang persaudaraan, pendidikan karakter, dan kepedulian sosial.
Dengan semangat “Merajut Kebersamaan, Membangun Bangsa”, Jambore Kwarran Dasuk 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, mandiri, bertakwa, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.










