Pantai Badur dan Lautan Cinta: 756 Pasangan Bakal Ikuti Isbat Nikah Massal Terbesar di Batuputih

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Pagelaran Isbat Nikah Massal di Pantai Badur Desa Badur Kecamatan Batuputih pada Tanggal 17 Mei 2025 Mendatang

Pamflet Pagelaran Isbat Nikah Massal di Pantai Badur Desa Badur Kecamatan Batuputih pada Tanggal 17 Mei 2025 Mendatang

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Laut bersaksi, langit memberkati. Di pesisir eksotis Pantai Badur, Kecamatan Batuputih, sejarah baru akan terukir: 756 pasangan akan resmi disatukan dalam prosesi isbat nikah akbar terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Sumenep.

Kegiatan monumental ini menjadi rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, yang akan digelar pada Sabtu pagi, 17 Mei 2025, mulai pukul 06.00 WIB.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Badur menghadirkan momentum sakral, di mana cinta, legalitas, dan budaya berpadu menjadi satu dalam pelukan samudera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari sekadar legalisasi, isbat nikah massal ini adalah gerakan sosial berjiwa besar: memperkuat institusi keluarga, menjamin hak-hak sipil, dan meneguhkan nilai-nilai luhur yang telah mengakar dalam denyut kehidupan masyarakat Madura.

Kepala Desa Badur, Atnawi, S.E., sosok di balik gagasan besar ini, berbicara dengan mata berbinar penuh harap.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pasangan bukan hanya sah di mata agama, tapi juga kuat di mata hukum negara. Ini soal masa depan anak-anak mereka, soal hak-hak yang harus dilindungi, dan tentang keberanian bermimpi lebih besar untuk keluarga mereka,” ujar Atnawi kepada media ini, Sabtu (26/04/2025).

Atnawi menegaskan, fokus utama isbat nikah ini adalah masyarakat Desa Badur, sebelum nantinya meluas ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Batuputih.

“Kami mulai dari Badur, kampung kami sendiri, sebagai titik awal perubahan. Baru kemudian, kita bergerak ke desa-desa lainnya,” imbuhnya.

Pantai Badur dipilih bukan tanpa alasan. Hamparan pasir putih, deburan ombak, dan angin samudera menciptakan suasana sakral seolah semesta turut merestui.

Baca Juga :  Sumenep Menuju Era Pendidikan Baru: Disdik Launching Pelatihan Deep Learning untuk Guru dan Kepala Sekolah

Di bawah langit biru dan sinar mentari pagi, ratusan pasangan akan mengikrarkan janji suci, mengikat cinta mereka dalam ikatan yang sah, suci, dan dilindungi hukum.

Acara akbar ini akan dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., dan Wakil Bupati, K.H. Imam Hasyim, S.H., M.H.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gagas Pekarangan Pangan Lestari: Langkah Nyata Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Kehadiran dua pemimpin ini menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah rakyatnya mempertegas bahwa negara tidak membiarkan satu pun warganya tertinggal dari jaminan hukum dan sosial.

Dalam sebuah pernyataan, Bupati Fauzi menegaskan bahwa isbat nikah ini jauh melampaui sekadar pengesahan administrasi.

“Isbat nikah ini tentang keadilan sosial. Ini tentang bagaimana negara hadir, memastikan setiap warga, baik di kota maupun pelosok, memiliki hak hidup dalam keluarga yang tertib, sah, dan dilindungi undang-undang,” tegas Bupati Fauzi.

Sosok orang nomer satu di Kabupaten Sumenep itu menambahkan, pembangunan Sumenep tidak cukup hanya dengan membangun jalan dan gedung.

Baca Juga :  SD Raden Rahmat Gelar Rapat Kerja Awal Tahun Part II di Pantai Lombang

Lebih dalam, pembangunan harus menyentuh mentalitas, sosial, dan budaya masyarakat.

“Ketika keluarga-keluarga kuat, maka masyarakat menjadi kokoh. Dan bila masyarakat kokoh, Sumenep akan melesat menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan bermartabat,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, panitia telah membuka layanan resmi via WhatsApp di nomor 0853-3073-6868.

Tak berhenti di situ, usai prosesi sakral ini, Pantai Badur kembali akan menjadi magnet ribuan orang.

Pada hari yang sama 17 Mei 2025 siang, Festival Tradisional Ojhung Madura seni adu ketangkasan khas Sumenep akan digelar, menghidupkan kembali denyut kearifan lokal dalam perayaan yang sarat makna.

Tahun ini, Pantai Badur tak sekadar menjadi latar, melainkan jantung dari seluruh semesta perayaan: pusat cinta, budaya, dan kebanggaan masyarakat Sumenep. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU