JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Pantai Lombang yang dikenal dengan hamparan cemara udang menjadi lokasi istimewa pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Awal Tahun Part II SD Raden Rahmat Sumenep. Nuansa pantai yang sejuk dan teduh pada hari Senin (18/08/2025) menambah semangat seluruh peserta dalam mengikuti kegiatan yang menghadirkan narasumber berpengalaman, Nurul Hamama, M.Pd.I., Kepala MINU KH Mukmin Sidoarjo.
Dalam paparannya, Nurul Hamama menekankan pentingnya membangun manajemen sekolah yang adaptif di era modern. Menurutnya, seorang pendidik tidak hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga harus mampu mengelola lembaga pendidikan secara profesional dan inovatif.
“Seorang guru adalah ujung tombak kemajuan sekolah. Bukan hanya dalam proses belajar-mengajar, tetapi juga dalam penguatan tata kelola. Jika guru-gurunya solid dan punya visi, maka sekolah akan melaju dengan baik,” paparnya di hadapan peserta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini diikuti oleh para tenaga pendidik dari PAUD dan SD Raden Rahmat, yang terlihat antusias menyimak pengalaman dan strategi yang dibagikan narasumber. Mereka juga diberi ruang untuk berdiskusi serta menyampaikan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan kelas maupun lembaga pendidikan.
Hadir pula secara langsung, Ketua Yayasan SD Raden Rahmat, Kiai M. Hantok Sudarto, M.Fil. Dalam arahannya, ia memberikan pesan kuat kepada seluruh guru agar menjadikan forum ini sebagai pijakan baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Saya berharap seluruh tenaga pendidik mampu mengimplementasikan apa yang telah didapatkan dari Ibu Nurul Hamama. Jangan berhenti pada tataran teori, tetapi jadikan sebagai rujukan nyata dalam pengelolaan dan manajerial sekolah,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut, Kiai Hantok menegaskan bahwa koordinasi antar-guru baik di tingkat PAUD maupun SD sangat penting. Dengan komunikasi yang intens, ia meyakini akan tercipta sinergi yang berdampak positif bagi peserta didik maupun perkembangan lembaga.
“Saya ingin agar tenaga pendidik tidak hanya fokus di internal sekolah, tapi juga mampu menjalin koordinasi eksternal. Hal ini akan memperluas jaringan dan membuka peluang kolaborasi yang lebih besar,” jelasnya.
Suasana rapat kerja semakin hangat ketika para guru berdiskusi terbuka mengenai langkah konkret yang bisa dilakukan untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital. Beberapa gagasan kreatif muncul, mulai dari peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum kontekstual, hingga strategi membangun karakter siswa yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar SD Raden Rahmat. Dengan latar Pantai Lombang yang menenangkan, para tenaga pendidik mendapat inspirasi baru untuk menatap tahun ajaran dengan penuh optimisme.
“Pertemuan ini adalah awal dari langkah besar kita bersama. Mari kita buktikan bahwa SD dan PAUD Raden Rahmat bisa menjadi contoh pengelolaan pendidikan yang unggul di Sumenep,” pungkas Kiai Hantok. (REDJAVA****)










