Pangdam V/Brawijaya Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Buka Akses Ekonomi Warga Pedesaan

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin Saat Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Selasa (19/05/2026)

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin Saat Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Sumenep, Selasa (19/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan kembali ditunjukkan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Selasa (19/5/2026).

Jembatan yang menghubungkan Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur itu menjadi simbol kebangkitan akses ekonomi masyarakat setelah puluhan tahun warga hidup dalam keterbatasan akibat rusaknya jembatan lama sejak 1998.

Kedatangan Pangdam bersama rombongan menggunakan Helikopter Bell 412 langsung disambut antusias warga dan jajaran Forkopimda dan tamu terundang Lainnya.

Kehadiran orang nomor satu di Kodam V/Brawijaya tersebut menjadi perhatian masyarakat yang berharap pembangunan jembatan segera rampung dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya.

Tidak hanya meninjau pembangunan infrastruktur, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat serta santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga sekitar.

Baca Juga :  10 Hari Terakhir di Bulan Ramadhan 1445 H, Keluarga Besar Kejari Sumenep Gelar Bukber Anak Yatim

Dalam keterangannya, Mayjen TNI Rudy Saladin mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan warga desa.

“Saya mengapresiasi kerja keras Dandim bersama jajaran, pemerintah daerah dan masyarakat yang bergotong royong membangun jembatan ini. Kehadiran jembatan akan sangat membantu aktivitas masyarakat dan membuka akses yang selama ini terhambat,” kata Pangdam Mayjen TNI Rudy Saladin

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pedesaan menjadi bagian penting dari pemerataan pembangunan nasional sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menyebut keberadaan jembatan tersebut bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi jalur strategis penunjang roda ekonomi masyarakat pedesaan.

“Dengan akses yang lebih mudah, masyarakat dapat mengangkut hasil pertanian, kebutuhan pupuk hingga memperlancar aktivitas sehari-hari. Ini akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi warga,” ujarnya.

Pangdam juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang serta tidak dilewati kendaraan yang melebihi kapasitas beban.

Baca Juga :  Bupati Ra Achmad Fauzi SH MH Lepas Pawai Budaya di Kecamatan Batang-Batang

Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi solusi atas persoalan akses masyarakat yang selama bertahun-tahun terisolasi akibat robohnya jembatan bambu lama.

“Selama ini warga harus memutar cukup jauh bahkan menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi itu tentu sangat berisiko, terutama saat musim hujan,” ungkapnya.

Menurut Dandim, mayoritas masyarakat di wilayah tersebut bekerja sebagai petani dan peternak sehingga keberadaan jembatan sangat vital dalam mendukung distribusi hasil produksi warga.

“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih cepat, aman dan efisien. Aktivitas ekonomi warga juga akan semakin berkembang,” tutup Dandim Sumenep Letkol Inf Citra Persada.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin, Kajari Sumenep Nislianudin, Forkopimka Ambunten, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Gema Perjuangan di Sumenep: Harlah ke-71 GMNI, Momentum Kebangkitan Mahasiswa untuk Negeri

Berita Terkait

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep
Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang
BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura
Humanis dan Sigap, Polwan Polres Sumenep Kawal Kelancaran Sholat Jumat di Sejumlah Masjid
KBS Sumenep Salurkan 55 Nasi Bungturat, Tebar Kepedulian dan Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan
Buka Akses Pendidikan di Balik Jeruji, Rutan Sumenep Gelar Program Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:40 WIB

Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Berita Terbaru

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Bangkalan

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB