HLM PAD Sumenep 2026, Bupati Fauzi Instruksikan Pemetaan Potensi Pajak dan Retribusi

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Via Zoom di Acara HLM Optimalisasi Peningkatan PAD Non Tunai di Ruang Adirasa Lantai II Pemkab Sumenep, Selasa (19/05/2026)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH Via Zoom di Acara HLM Optimalisasi Peningkatan PAD Non Tunai di Ruang Adirasa Lantai II Pemkab Sumenep, Selasa (19/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemkab Sumenep melalui Bapenda Sumenep terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi sistem pembayaran dan pemetaan potensi pajak serta retribusi daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Secara Non Tunai yang berlangsung di Aula Ruang Adirasa Lantai II Kantor Pemkab Sumenep, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan strategis itu digelar melalui Zoom Meeting bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, dihadiri Wabup Imam Hasyim, SH.,M.H., Kepala Bapenda Ferdiansyah Tetrajaya SH.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu juga tampak hadir, Asisten I Sekdakab Ir Didik Wahyudi MSI, serta jajaran pimpinan OPD penghasil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Dalam arahannya, Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH mengatakan bahwa setiap OPD penghasil wajib memiliki target yang jelas dan terukur dalam meningkatkan PAD.

“Seluruh dinas yang memiliki potensi PAD harus segera memaparkan target yang bisa dicapai, baik tahun ini maupun tahun depan. Jadi target itu jangan hanya sekadar target,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Menurut dia, langkah awal yang harus dilakukan adalah melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap seluruh objek pajak serta retribusi daerah agar potensi penerimaan dapat dimaksimalkan.

“Yang pertama harus dilakukan adalah identifikasi dan pemetaan objek pajak serta retribusi secara lengkap di setiap OPD yang memiliki potensi pendapatan asli daerah,” ujarnya.

Orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep, juga menyoroti pentingnya kesiapan fiskal daerah untuk menjaga stabilitas keuangan pemerintah daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan.

“PAD harus menyiapkan target aman agar 30 persen belanja pegawai bisa menyesuaikan dengan pendapatan asli daerah kita,” tegas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Tak hanya itu, Ketua DPC PDI-P tersebut meminta seluruh perangkat daerah lebih inovatif dalam menggali potensi pendapatan baru yang selama ini belum tergarap optimal.

“Kita harus mencari potensi yang belum pernah dimaksimalkan dan belum pernah dilakukan di daerah, tetapi berhasil diterapkan di daerah lain,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, digitalisasi sistem pembayaran PAD menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah menargetkan sistem pembayaran online dan pengawasan penerimaan daerah berbasis digital dapat diterapkan secara maksimal.

Baca Juga :  Warga Klaten Jawa Tengah Diringkus Satreskoba Polres Sumenep Saat Transaksi Narkoba Jenis Sabu

“Digitalisasi sistem pengumpulan sangat penting. Kita harus memperluas sistem pembayaran online supaya penerimaan PAD bisa dipantau secara real time,” jelas Bupati Fauzi.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi menilai integrasi data perpajakan dan perizinan menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi sekaligus meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah.

“Kalau kita bekerja tanpa data yang akurat, maka kita akan sulit membaca potensi sebenarnya. Karena itu integrasi data pajak dan perizinan harus diperkuat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya SH memastikan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan memperkuat koordinasi lintas OPD serta mempercepat transformasi digital pelayanan pendapatan daerah.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Nonton Bareng Malam Puncak Nusantara Gemilang Jatim 2022

Kegiatan HLM PAD 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Sumenep dalam menyusun strategi peningkatan PAD yang modern, transparan, dan berkelanjutan demi memperkuat kemandirian fiskal daerah. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU