Opgab Pajak Kendaraan di Sumenep: 7 Pelanggaran Terjaring, Snack hingga Stiker Keselamatan Warnai Operasi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Opgab Lintas Sektoral Polres, UPT PPD, Bapenda dan Jasa Rahardja Cabang Semerep, Selasa (21/04/2026)

Suasana Opgab Lintas Sektoral Polres, UPT PPD, Bapenda dan Jasa Rahardja Cabang Semerep, Selasa (21/04/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Operasi gabungan (Opgab) lintas sektoral kembali digelar di Kabupaten Sumenep sebagai upaya memperkuat kepatuhan pajak kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Kantor UPT PPD Sumenep, Jalan KH. Mas Mansyur, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (21/04/2026), yang melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya Jasa Raharja Cabang Sumenep, ASN UPT PPD, Bapenda Sumenep, serta Unit Tujarwali Satlantas Polres Sumenep.

Usai apel, operasi langsung menyasar Jalan KH. Agus Salim, tepat di depan Kantor Kementerian Agama Sumenep. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan roda dua maupun roda empat yang diduga belum memenuhi kewajiban administrasi pajak.

Kanit Tujarwali Satlantas Polres, IPDA Dypta, S.H. mengatakan pihaknya menurunkan sekitar lima personel dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penegakan aturan dilakukan dengan pendekatan tegas namun tetap humanis.

“Dalam pelaksanaan Opgab ini kami menurunkan sekitar lima personel. Penindakan dilakukan secara tegas, tetapi tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat,” ujarnya disela-sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, S.H., M.H. mengungkapkan bahwa dalam operasi tersebut ditemukan sedikitnya tujuh pelanggaran kendaraan bermotor yang belum melakukan perpanjangan pajak maupun administrasi.

“Dari hasil operasi, kami menemukan tujuh pelanggaran kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajak. Ini menjadi catatan penting bagi peningkatan kepatuhan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan Opgab tidak hanya bersifat penertiban, tetapi juga dibarengi dengan pendekatan edukatif, termasuk pembagian snack kepada para pengendara yang melintas.

“Selain penindakan, kami juga memberikan snack kepada pengendara sebagai bentuk pelayanan humanis dan pendekatan yang lebih persuasif kepada masyarakat,” tambah Samtiono.

Lebih lanjut, Samtiono menyampaikan bahwa rencana Opgab berikutnya akan digelar di kawasan Taman Adipura Sumenep. Namun, kegiatan tersebut terpaksa ditunda akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung.

“Rencana selanjutnya di Taman Adipura Sumenep, namun karena terkendala hujan, pelaksanaannya tidak dapat dilakukan dan akan dijadwalkan ulang,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Jasa Rahardja, Aditya turut memberikan edukasi keselamatan dengan memasang stiker imbauan pada kendaraan roda empat yang melintas di lokasi operasi.

“Kami memberikan dan memasang stiker keselamatan pada kendaraan roda empat sebagai pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Ditempat berbeda, Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, S.H., menegaskan bahwa kegiatan Opgab menjadi bagian penting dari strategi peningkatan pendapatan daerah.

“Operasi gabungan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak. Kepatuhan masyarakat sangat berpengaruh terhadap optimalisasi pendapatan daerah yang akan kembali untuk pembangunan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, sinergi lintas sektor di Sumenep diharapkan semakin kuat dalam membangun budaya tertib administrasi kendaraan sekaligus memperkuat keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Dispusip Sumenep Gelar Bimtek Kepenulisan, Dorong Lahirnya Penulis Berbasis Budaya Lokal
Penemuan Benda Misterius Mirip Torpedo Gegerkan Kangean, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi
Dinkes Sumenep Evaluasi PTM 2026 Lebih Awal, Perkuat CKG dan Skrining Massal
SSC 2026 Sumenep Segera Ditutup, Disdik Ajak Pelajar Tunjukkan Prestasi Menuju Level Global
Desa Cantik 2026 Dicanangkan di Sumenep, Wabup Tegaskan Data Akurat Penentu Arah Pembangunan Desa
Kartini Tak Pernah Pergi: H. Zainal Arifin Gaungkan Kebangkitan Perempuan sebagai Pilar Peradaban Sumenep
Hari Kartini 2026, Shahnaz Ezha: Dari Huruf ke Harapan, Di Sanalah Kartini Hidup
Sentuhan Hari Kartini di RSUDMA Sumenep: Melayani dengan Hati, Menyembuhkan dengan Empati

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:03 WIB

Dispusip Sumenep Gelar Bimtek Kepenulisan, Dorong Lahirnya Penulis Berbasis Budaya Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 20:16 WIB

Penemuan Benda Misterius Mirip Torpedo Gegerkan Kangean, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi

Selasa, 21 April 2026 - 19:27 WIB

Opgab Pajak Kendaraan di Sumenep: 7 Pelanggaran Terjaring, Snack hingga Stiker Keselamatan Warnai Operasi

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Dinkes Sumenep Evaluasi PTM 2026 Lebih Awal, Perkuat CKG dan Skrining Massal

Selasa, 21 April 2026 - 18:03 WIB

SSC 2026 Sumenep Segera Ditutup, Disdik Ajak Pelajar Tunjukkan Prestasi Menuju Level Global

Berita Terbaru