Desa Cantik 2026 Dicanangkan di Sumenep, Wabup Tegaskan Data Akurat Penentu Arah Pembangunan Desa

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H. di Acara sosialisasi dan pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 Di aula Kantor DPMD Sumenep

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H. di Acara sosialisasi dan pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 Di aula Kantor DPMD Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam membangun desa berbasis data melalui sosialisasi dan pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026.

Langkah ini menjadi strategi penting untuk memperkuat tata kelola data desa agar pembangunan lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Selasa (21/04/2026), dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, Plt Kepala DPMD Sumenep Anwar Yusuf Sahroni, serta Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep, Handoyo Wijoyo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk menyamakan persepsi terkait pentingnya literasi statistik bagi aparatur desa.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Rutan Sumenep Sapu Bersih Blok Hunian dan Gelar Tes Urine Warga Binaan

Pemerintah daerah bersama BPS berkomitmen menghadirkan sistem data desa yang terstandar dan akuntabel.

Dalam arahannya, Wabup KH Imam Hasyim, S.H.,M.H., menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Tanpa data yang valid, menurutnya, pembangunan berpotensi melenceng dari kebutuhan riil masyarakat.

“Data yang akurat, mutakhir, dan bisa dipertanggungjawabkan adalah fondasi utama pembangunan. Tanpa itu, kita seperti berjalan tanpa arah,” tegasnya.

Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga menyoroti masih adanya keterbatasan di tingkat desa, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sistem pendukung pengelolaan data.

“Kalau perencanaan tidak berbasis data valid, dampaknya bisa panjang. Program tidak tepat sasaran, sulit diawasi, dan evaluasinya tidak memiliki dasar yang kuat,” ujar Wabup KH. Imam Hasyim, S.H.,M.H.

Melalui program Desa Cantik 2026, pemerintah daerah menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah, mulai dari DPMD, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bappeda, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika, guna memastikan pengelolaan data desa berjalan optimal.

Baca Juga :  Babinsa Dungkek Bersama DKPP Sumenep Lakukan Gerakan Tanam Jagung

Sebagai langkah awal, tiga desa ditetapkan sebagai lokus binaan, yakni Desa Ketawang Karay, Bata’al Timur, dan Desa Billapora Barat. Desa-desa tersebut diharapkan menjadi model dalam penguatan sistem data yang dapat direplikasi ke wilayah lain.

Wabup KH. Imam Hasyim menegaskan, keberhasilan Desa Cantik tidak hanya terletak pada ketersediaan data, tetapi juga pada pemanfaatannya dalam pengambilan keputusan.

Baca Juga :  Kadiv Humas : Polri Terus Kuatkan Sistem ETLE Hindari Pungli dan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tertib Berkendara

“Kita ingin desa tidak lagi mengandalkan asumsi. Semua kebijakan harus berbasis data agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, ia menyebut program ini sebagai pijakan awal menuju desa yang mandiri secara statistik dan mampu bersaing di tengah dinamika pembangunan modern.

“Dengan data yang baik, perencanaan menjadi tepat, pelaksanaan terarah, dan evaluasi jelas. Ini fondasi utama pembangunan berkelanjutan,” pungkas KH. Imam Hasyim.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap program Desa Cantik 2026 dapat terus diperluas, sehingga semakin banyak desa yang mampu mengelola data secara profesional dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU