Nusakambangan Panen Perdana: Membangun Lumbung Ketahanan Pangan Nasional, Sekaligus Berdayakan Warga Binaan

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakambangan Panen Perdana: Membangun Lumbung Ketahanan Pangan Nasional, Sekaligus Berdayakan Warga Binaan

Nusakambangan Panen Perdana: Membangun Lumbung Ketahanan Pangan Nasional, Sekaligus Berdayakan Warga Binaan

JAVANETWORK.CO.ID.NASIONAL – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melakukan panen perdana program ketahanan pangan di Pulau Nusakambangan, Kamis (17/4).

Kegiatan ini menandai komitmen pemerintah dalam memanfaatkan kawasan pemasyarakatan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional dan memberdayakan warga binaan.

“Produk ketahanan pangan Nusakambangan, alhamdulillah, mulai berkontribusi terhadap kebutuhan pangan di sejumlah Lapas di wilayah ini. Bahkan, sebagian telah disiapkan untuk mendukung pasar masyarakat umum,” ujar Menteri Agus saat memanen padi di area Lapas Terbuka Nusakambangan.

Panen dilanjutkan di lahan jagung seluas 6,2 hektare milik Lapas Gladakan. Jagung varietas hibrida ini juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam petelur di Nusakambangan.

Baca Juga :  PB Percasi Sumenep Targetkan Kejuaraan Catur se-Madura 2026 Jadi Ajang Prestasi Prestasi Pecatur Muda

Saat ini, produksi telur telah mencapai lebih dari 1.400 butir per hari. Selain itu, sejumlah produk hortikultura seperti cabai, tomat, terong, timun, dan sayuran lainnya turut dipanen.

Tak hanya tanaman pangan, Menteri Agus juga meninjau kegiatan peternakan kambing, kerbau, ayam, serta budidaya ikan.

Ia juga melihat langsung persiapan lahan budidaya udang vaname seluas 61,5 hektare di dua wilayah: Bantar Panjang dan Pasir Putih.

“Total 167,194 hektare lahan Nusakambangan sedang kami optimalkan. Kawasan ini kami jadikan pusat ketahanan pangan nasional, dan potensinya masih sangat besar untuk dikembangkan,” jelasnya

Mantan Wakapolri itu menekankan bahwa program ini tidak semata soal ketahanan pangan, tetapi juga rehabilitasi sosial.

“Yang terpenting adalah bagaimana kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terlibat aktif dalam program ini. Mereka tidak hanya bekerja, tapi juga belajar keterampilan agar bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan produktif,” tutupnya.

Salah seorang warga binaan yang bekerja di ladang jagung mengaku senang diberi kesempatan.

“Saya banyak belajar soal pertanian. Ini bekal buat saya kalau nanti bebas. Saya juga diberi bayaran, jadi bisa nabung,” ujarnya penuh semangat.

Sebanyak 200 warga binaan yang kini bekerja di lahan ketahanan pangan adalah mereka yang telah menjalani program asimilasi dan lolos seleksi Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Baca Juga :  JJS Pemdes Lobuk Sumenep Bertabur Hadiah

Untuk mendukung program ini, Nusakambangan juga membangun berbagai infrastruktur strategis seperti fasilitas pengolahan limbah Fly Ash and Bottom Ash (FABA), Balai Latihan Kerja (BLK), dan jalan sepanjang 11 kilometer. Semua ini merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI), PLTU, perusahaan swasta, yayasan, dan NGO.

Kegiatan Menteri Agus di Nusakambangan ditutup dengan peresmian Training Center pusat pelatihan pegawai pemasyarakatan yang dibangun bersama Yayasan Penerima Internasional Indonesia (YPII). (REDJAVA/Humas Ditjen PAS****)

Baca Juga :  Semarakkan HKN ke-60, Dinkes P2KB Sumenep Gelar Turnamen Badminton 2024 Memperebutkan Piala Bergilir

Berita Terkait

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi
Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya
Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WIB

GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV

Berita Terbaru