Nusakambangan Panen Perdana: Membangun Lumbung Ketahanan Pangan Nasional, Sekaligus Berdayakan Warga Binaan

- Redaksi

Kamis, 17 April 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakambangan Panen Perdana: Membangun Lumbung Ketahanan Pangan Nasional, Sekaligus Berdayakan Warga Binaan

Nusakambangan Panen Perdana: Membangun Lumbung Ketahanan Pangan Nasional, Sekaligus Berdayakan Warga Binaan

JAVANETWORK.CO.ID.NASIONAL – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melakukan panen perdana program ketahanan pangan di Pulau Nusakambangan, Kamis (17/4).

Kegiatan ini menandai komitmen pemerintah dalam memanfaatkan kawasan pemasyarakatan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional dan memberdayakan warga binaan.

“Produk ketahanan pangan Nusakambangan, alhamdulillah, mulai berkontribusi terhadap kebutuhan pangan di sejumlah Lapas di wilayah ini. Bahkan, sebagian telah disiapkan untuk mendukung pasar masyarakat umum,” ujar Menteri Agus saat memanen padi di area Lapas Terbuka Nusakambangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panen dilanjutkan di lahan jagung seluas 6,2 hektare milik Lapas Gladakan. Jagung varietas hibrida ini juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam petelur di Nusakambangan.

Baca Juga :  PKS Jatuhkan Rekom Kepada Pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo - KH. Imam Hasyim Pilkada 2024

Saat ini, produksi telur telah mencapai lebih dari 1.400 butir per hari. Selain itu, sejumlah produk hortikultura seperti cabai, tomat, terong, timun, dan sayuran lainnya turut dipanen.

Tak hanya tanaman pangan, Menteri Agus juga meninjau kegiatan peternakan kambing, kerbau, ayam, serta budidaya ikan.

Ia juga melihat langsung persiapan lahan budidaya udang vaname seluas 61,5 hektare di dua wilayah: Bantar Panjang dan Pasir Putih.

“Total 167,194 hektare lahan Nusakambangan sedang kami optimalkan. Kawasan ini kami jadikan pusat ketahanan pangan nasional, dan potensinya masih sangat besar untuk dikembangkan,” jelasnya

Mantan Wakapolri itu menekankan bahwa program ini tidak semata soal ketahanan pangan, tetapi juga rehabilitasi sosial.

“Yang terpenting adalah bagaimana kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terlibat aktif dalam program ini. Mereka tidak hanya bekerja, tapi juga belajar keterampilan agar bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan produktif,” tutupnya.

Salah seorang warga binaan yang bekerja di ladang jagung mengaku senang diberi kesempatan.

“Saya banyak belajar soal pertanian. Ini bekal buat saya kalau nanti bebas. Saya juga diberi bayaran, jadi bisa nabung,” ujarnya penuh semangat.

Sebanyak 200 warga binaan yang kini bekerja di lahan ketahanan pangan adalah mereka yang telah menjalani program asimilasi dan lolos seleksi Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Baca Juga :  Pegadaian Syariah Sumenep Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H, Hadirkan Wabup Nyai Hj Dewi Khalifah

Untuk mendukung program ini, Nusakambangan juga membangun berbagai infrastruktur strategis seperti fasilitas pengolahan limbah Fly Ash and Bottom Ash (FABA), Balai Latihan Kerja (BLK), dan jalan sepanjang 11 kilometer. Semua ini merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI), PLTU, perusahaan swasta, yayasan, dan NGO.

Baca Juga :  Berikan Pemahaman dan Penyadaran Hukum Usia Sekolah, Cabdin dan Kejari Sumenep Bentuk RRJ

Kegiatan Menteri Agus di Nusakambangan ditutup dengan peresmian Training Center pusat pelatihan pegawai pemasyarakatan yang dibangun bersama Yayasan Penerima Internasional Indonesia (YPII). (REDJAVA/Humas Ditjen PAS****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU