Naghfir’s Institute Sumenep Jajaki Pengembangan Kopi Lewat Studi Banding ke Banyuwangi

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Naghfir's Institute Dr. Naghfir Saat Bertamu di Rumah CEO Kopi Bapak Samidi di Kabupaten Banyuwangi

Direktur Naghfir's Institute Dr. Naghfir Saat Bertamu di Rumah CEO Kopi Bapak Samidi di Kabupaten Banyuwangi

JAVANETWORK.CO.ID.BANYUWANGI – Naghfir’s Institute Sumenep menggelar study banding pengembangan kopi ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (28/12/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempelajari langsung tata kelola kopi dari hulu ke hilir di salah satu daerah penghasil kopi unggulan nasional.

Rombongan Naghfir’s Institute melakukan kunjungan ke rumah sekaligus sentra usaha Rumah Kopi Banyuwangi milik Samidi, pelaku utama industri kopi lokal yang sukses membangun ekosistem kopi berbasis petani, kualitas, dan pasar.

Direktur Naghfir’s Institute Sumenep Dr. Naghfir menegaskan, Banyuwangi dipilih karena memiliki model pengembangan kopi yang relatif utuh, mulai dari budidaya, pascapanen, hingga penguatan merek dan pemasaran.

“Kami tidak hanya ingin belajar soal produksi kopi, tetapi bagaimana Banyuwangi membangun ekosistemnya secara berkelanjutan. Ini penting agar kopi tidak berhenti sebagai komoditas mentah, melainkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada media ini, Minggu (28/12/2025).

Menurut dia, pengalaman Banyuwangi menjadi referensi berharga bagi daerah lain, termasuk Sumenep, dalam mendorong hilirisasi kopi dan peningkatan nilai tambah di tingkat petani.

“Study banding ini adalah bagian dari ikhtiar kami membangun roadmap pengembangan kopi yang berorientasi pada kesejahteraan petani dan daya saing daerah,” tambah Dr. Naghfir.

Sementara itu, CEO Rumah Kopi Banyuwangi, Samidi, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi antardaerah menjadi kunci penguatan kopi Nusantara di tengah persaingan global.

“Kopi akan kuat jika dibangun bersama. Petani, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan harus saling terhubung agar kualitas terjaga dan pasar semakin luas,” kata Samidi.

Kegiatan study banding ini diharapkan menjadi pintu awal kerja sama berkelanjutan antara Naghfir’s Institute dan pelaku industri kopi Banyuwangi, sekaligus memperkuat peran lembaga kajian dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Kadivhumas Mabes Polri : Hari ini Kabaintelkam Mabes Polri Pimpin Sidang KKEP Irjen Ferdy Sambo

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun
Patroli Kamtibmas Polresta Sumenep Berbuah Temuan 44 Botol Miras, Polisi Sita dari Dua Toko yang Diduga Jual Miras Ilegal
Prestasi Membanggakan, Kemenag Sumenep Raih Peringkat 3 Pengelolaan Rekening K/L Terbaik dan Perkuat Komitmen Menuju Zona Integritas

BERITA TERKAIT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

BERITA TERBARU