JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menggelar seruan istighasah akbar kepada seluruh keluarga besar Nahdliyin sebagai bagian dari ikhtiar spiritual menjelang pelantikan pengurus yang akan digelar di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah desa Beraji, Sabtu 16/05/2026) besok.
Pelantikan PCNU Sumenep ini diproyeksikan menjadi momentum besar organisasi, tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai penguatan konsolidasi jam’iyah dan pengabdian Nahdlatul Ulama kepada masyarakat luas di Kabupaten Sumenep.
Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Sumenep KH Md Widadi Rahim menegaskan bahwa seluruh struktur NU di berbagai tingkatan telah diminta untuk bergerak bersama menyukseskan agenda tersebut.
Ia menjelaskan bahwa istighasah digelar sebagai bentuk doa bersama agar seluruh rangkaian pelantikan berjalan lancar, tertib, dan penuh keberkahan.
“Seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumenep kami imbau untuk melaksanakan istighasah bersama demi kelancaran pelantikan besok,” kata KH. Widadi Rahim kepada media ini, Jum’at (15/05/2026).
Kekuatan utama NU kata dia, terletak pada soliditas dan kebersamaan seluruh elemen, mulai dari pengurus cabang hingga tingkat ranting.
“Ini bukan sekadar instruksi, tetapi bentuk kebersamaan kita dalam satu jam’iyah besar Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Menurutnya, pelantikan PCNU Sumenep akan dihadiri seluruh unsur organisasi, mulai dari 24 MWCNU, sekitar 302 ranting, hingga 160 anak ranting yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.
“Totalnya diperkirakan lebih dari 3.000 hingga 3.200 kader dan pengurus Nahdlatul Ulama akan hadir dalam momentum ini,” jelas KH. Widadi Rahim.
Selain itu, sejumlah tokoh nasional dan wilayah juga dijadwalkan hadir dalam acara tersebut, termasuk jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta PWNU Jawa Timur.
“Alhamdulillah, kami telah menerima konfirmasi kehadiran dari PBNU, termasuk Gus Yahya beserta jajaran,” ungkapnya.
Pelantikan ini mengusung tema “Transformasi Kepengurusan untuk Berkhidmat kepada Masyarakat” yang diharapkan menjadi arah baru penguatan peran NU di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, KH Md Widadi Rahim menambahka agenda ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi momentum penguatan peran sosial keagamaan NU di tingkat akar rumput.
“Pelantikan ini adalah bagian dari transformasi pengabdian NU agar semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas KH. Widadi Rahim.
Ia juga mengajak seluruh Nahdliyin untuk hadir dan menjaga suasana pelantikan tetap kondusif, khidmat, serta penuh kebersamaan.
“Kami mengajak seluruh keluarga besar NU untuk hadir, berdoa, dan menjaga kebersamaan dalam momentum besar ini,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh dari seluruh struktur organisasi, pelantikan PCNU Sumenep ini diharapkan menjadi salah satu agenda penting Nahdlatul Ulama di Madura Raya yang sarat nilai spiritual, konsolidatif, dan penguatan organisasi. (REDJAVA****)












