JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Piala Dunia FIFA 2026 menjadi perhatian besar berbagai kalangan pecinta sepak bola di Indonesia, termasuk Askab PSSI Sumenep. Ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut dinilai bukan hanya menghadirkan tontonan olahraga kelas dunia, tetapi juga membawa semangat baru bagi pembinaan pemain muda dan pengembangan kompetisi sepak bola daerah.
Sekretaris Askab PSSI Sumenep, Eko Sulistyo, S.Sos mengatakan, atmosfer Piala Dunia FIFA 2026 dapat menjadi energi positif untuk membangun semangat generasi muda agar lebih mencintai sepak bola sekaligus meningkatkan prestasi olahraga di daerah.
“Piala Dunia bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola terbesar di dunia, tetapi juga momentum penting untuk membangkitkan semangat pembinaan pemain muda hingga ke daerah. Kami di Askab PSSI Sumenep menyambut positif penyelenggaraan event internasional ini,” kata Eko Sulistyo, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, perkembangan sepak bola nasional tidak bisa dilepaskan dari pembinaan usia dini yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Karena itu, Askab PSSI Sumenep terus mendorong lahirnya kompetisi-kompetisi lokal sebagai wadah mencari dan membina talenta muda potensial di Sumenep.
Saat ini, Askab PSSI Sumenep aktif menggelar berbagai kompetisi sepak bola kelompok usia mulai U13, U15 hingga turnamen antar pelajar yang melibatkan sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Sumenep. Kompetisi tersebut menjadi bagian dari program pembinaan jangka panjang untuk mencetak pemain profesional asal daerah.
“Kami terus mengembangkan kompetisi usia dini seperti U13, U15 dan turnamen antar pelajar. Tujuannya bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana menjaring bibit-bibit pemain potensial yang nantinya bisa berkembang menjadi pesepak bola profesional,” ujarnya.
Eko menilai, euforia Piala Dunia juga mampu menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, hingga memperkuat persatuan di kalangan generasi muda. Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan seluruh elemen sepak bola daerah untuk meningkatkan kualitas pembinaan olahraga.
“Ajang sepak bola dunia seperti Piala Dunia memberikan inspirasi besar bagi generasi muda. Semangat kompetisi, sportivitas dan persatuan yang ditampilkan para pemain dunia harus menjadi contoh positif bagi pemain-pemain muda di daerah,” ungkap Eko menambahkan.
Lebih lanjut, pihaknya optimistis pembinaan berjenjang yang dilakukan secara serius akan melahirkan pemain-pemain sepak bola asli Kabupaten Sumenep yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Menurutnya, potensi pemain muda di Sumenep cukup besar dan membutuhkan ruang kompetisi yang berkelanjutan.
“Kami berharap melalui pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang rutin digelar, ke depan akan lahir pemain-pemain profesional asli Sumenep yang bisa tampil di tingkat nasional hingga internasional dan membawa nama daerah,” pungkasnya. (REDJAVA****)












