JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pengajian Umum yang digelar organisasi SDHOYO di kawasan Junglaok – Somor Toa, Selasa (12/5/2026), kemarin berlangsung sukses dan dipadati jamaah dari berbagai wilayah.
Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah KH. Muhammad Kholil Yasin dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sejak pagi hari.
Ribuan jamaah tampak memadati lokasi acara untuk mengikuti tausiyah agama hingga selesai. Suasana religius, penuh kekompakan, dan semangat silaturahmi begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Tidak hanya menjadi ajang dakwah dan mempererat ukhuwah Islamiyah, Pengajian Umum SDHOYO juga menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemuda di tengah masyarakat.
Para pemuda yang tergabung dalam organisasi tersebut dinilai berhasil menunjukkan kontribusi nyata sebagai penggerak kegiatan sosial dan keagamaan.
Kehadiran tokoh masyarakat, relawan, aparat keamanan, hingga para pemuda membuat jalannya kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kekompakan panitia bersama masyarakat menjadi salah satu faktor utama suksesnya acara tersebut.

Panitia SDHOYO menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena acara berjalan lancar, aman, dan antusias masyarakat luar biasa tinggi. Bahkan jumlah jamaah yang hadir melebihi perkiraan panitia. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata panitia SDHOYO, Rabu (13/05/2026).
Menurut panitia, kegiatan pengajian tidak hanya menjadi sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga di tengah kehidupan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap ukhuwah dan kebersamaan masyarakat semakin kuat. Kami juga ingin generasi muda terus aktif mengambil peran dalam kegiatan sosial maupun keagamaan demi menciptakan lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian,” lanjutnya.
Suksesnya Pengajian Umum SDHOYO 2026 menjadi bukti tingginya semangat masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan.
Selain memperkuat nilai religius, kegiatan tersebut juga dinilai mampu membangun solidaritas sosial dan menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan generasi muda.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Pengajian Umum SDHOYO diharapkan dapat terus menjadi agenda positif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)












