ISSITA Sumenep Dorong Pelestarian Budaya, Museum dan Seni Tari Jadi Perhatian Stafsus Menteri Kebudayaan RI

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC ISSITA Kabupaten Sumenep Dr Naghfir Saat Mendampingi Stafsus Menteri Kebudayaan RI Basuki Teguh Yuwono Disela Kegiatan Di Kabupaten Sumenep, Jum'at (15/05/2026)

Ketua DPC ISSITA Kabupaten Sumenep Dr Naghfir Saat Mendampingi Stafsus Menteri Kebudayaan RI Basuki Teguh Yuwono Disela Kegiatan Di Kabupaten Sumenep, Jum'at (15/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID SUMENEP – Kabupaten ujung timur Pulau Madura, Sumenep kembali menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang kuat menjaga warisan budaya.

Hal itu terlihat saat Ketua DPC ISSITA Sumenep, Dr. Naghfir, mendampingi Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono, dalam agenda kunjungan budaya di sejumlah titik bersejarah dan pusat pengembangan seni di Kota Keris.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut yakni Museum Sumenep. Museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah dan peninggalan budaya Madura itu direncanakan akan direvitalisasi agar tetap terjaga keaslian dan nilai historisnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC ISSITA Sumenep, Dr. Naghfir mengatakan, revitalisasi museum menjadi langkah penting untuk memastikan warisan sejarah daerah tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Museum bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga ruang edukasi generasi muda agar mengenal identitas budaya daerahnya,” kata Dr. Naghfir disela kegiatan kepada media ini, Jum’at (15/05/2025).

Ia menilai perhatian dari Kementerian Kebudayaan menjadi sinyal positif bagi pelestarian sejarah dan budaya di Sumenep.

“Kami sangat bangga karena Sumenep mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat, khususnya dalam upaya menjaga warisan budaya yang dimiliki daerah ini,” ujarnya.

Selain meninjau museum, rombongan juga mengunjungi Cafe Femary Hills yang selama ini dikenal aktif memberikan pendidikan seni tari kepada generasi muda.

Baca Juga :  Empat Hal Ini Menjadi Fokus Bupati Sumenep di Tahun 2023

Tempat tersebut dinilai menjadi salah satu ruang kreatif yang ikut menjaga eksistensi seni tradisional di Sumenep.

Menurut Dr. Naghfir, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui bangunan bersejarah, tetapi juga lewat pembinaan seni dan keterlibatan anak muda.

“Budaya harus hidup di tengah masyarakat. Ketika anak-anak muda mulai mencintai tari dan seni tradisi, maka budaya itu akan tetap bertahan,” ungkap Dr. Naghfir.

Direktur Naghfir’s Institute juga menambahkan, sinergi antara komunitas budaya, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar budaya lokal tetap berkembang tanpa kehilangan jati diri.

“Sumenep memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama menjaga dan merawatnya,” jelasnya.

Dr. Naghfir juga berharap kunjungan tersebut mampu memperkuat posisi Sumenep sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga nilai sejarah dan kebudayaan di Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang menjaga peninggalan masa lalu, tetapi bagaimana budaya bisa menjadi kebanggaan dan identitas daerah untuk masa depan,” pungkas Dr. Naghfir.

Sementara itu, Basuki Teguh Yuwono menambahkan bahwa Sumenep memiliki potensi budaya yang sangat besar dan layak mendapat perhatian serius dalam upaya pelestarian warisan budaya nasional.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Hadiri Pelantikan PD INKANAS Jatim Periode 2022-2026

Menurutnya, keberadaan museum, komunitas seni, hingga ruang kreatif yang aktif membina generasi muda menjadi kekuatan penting dalam menjaga identitas budaya daerah.

“Sumenep memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang luar biasa. Ini harus terus dijaga bersama agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan komunitas budaya di Sumenep yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya lokal. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Perumda Air Minum Sumekar Targetkan 1.400 Pelanggan Baru di Tahun 2024

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU