JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Mengawali babak baru pasca libur panjang Idul Fitri 1446 H, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Ridwan Susilo, hadir dalam pengarahan dan halal bihalal virtual yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Kamis (10/4/2025).
Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim, Kadiyono, itu diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur.
Dalam forum yang penuh semangat kebersamaan tersebut, Kadiyono menyampaikan arahan strategis untuk memperkuat kembali integritas dan dedikasi jajaran pemasyarakatan setelah melewati masa libur Idul Fitri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seorang pemimpin sejati harus mampu menjadi inspirasi. Bukan hanya memberi perintah, tetapi menjadi contoh nyata dalam integritas dan pelayanan publik,” tegas Kadiyono dalam arahannya.
Halal bihalal yang dikemas secara virtual ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momen reflektif dan penguatan nilai-nilai kebersamaan antarpimpinan UPT di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jatim.
Suasana akrab dan penuh kehangatan begitu terasa, seolah menjadi penanda awal semangat baru di tubuh pemasyarakatan Jawa Timur.
Ridwan Susilo, sosok Kepala Rutan Sumenep yang dikenal sebagai figur pemimpin visioner dan bersahaja, menyambut baik arahan yang disampaikan Kakanwil.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa Rutan Sumenep siap menjadikan nilai-nilai kepemimpinan berintegritas dan humanis sebagai fondasi budaya kerja.
“Pengarahan Kakanwil tadi bukan sekadar seremonial awal kerja. Bagi kami, itu adalah peta jalan untuk menjalankan tugas-tugas negara dengan hati, dengan keteladanan, dan dengan semangat melayani. Kami di Rutan Sumenep berkomitmen menjadikan kepemimpinan yang memberi contoh sebagai nafas kerja kami sehari-hari,” kata Ridwan Susilo dalam keterangan tertulis, Jum’at (11/04/2025).
Menurutnya, momentum Idul Fitri tak hanya tentang kembali ke fitrah secara pribadi, tapi juga menjadi waktu yang tepat untuk menyegarkan kembali spirit pengabdian sebagai aparatur negara.
Ia menegaskan, seluruh jajaran Rutan Sumenep siap melangkah serentak, menjaga marwah institusi, dan terus berbenah demi pelayanan pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan bermartabat.
“Rutan bukan sekadar tempat menjalani pidana. Ini juga adalah ruang perubahan, tempat di mana kami menumbuhkan harapan dan membina kembali warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk itu, kami butuh kepemimpinan yang kuat, empatik, dan terus memberi harapan,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut menjadi bukti bahwa Rutan Sumenep di bawah kepemimpinan Ridwan Susilo berupaya menjadi lokomotif perubahan dalam sistem pemasyarakatan, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga di lingkup regional Jawa Timur. (REDJAVA***”)











