JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep kembali menghadirkan ajang literasi dan kebangsaan terbesar di Pulau Madura melalui Lomba Baca Puisi dan Pidato Bulan Bung Karno Se-Madura 2026.
Kegiatan tahunan yang telah memasuki tahun keempat tersebut akan digelar megah di Pendopo Agung Keraton Sumenep dan diprediksi menjadi magnet besar bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari seluruh wilayah Madura.
Mengangkat semangat perjuangan dan pemikiran Soekarno, event ini menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan nilai nasionalisme melalui seni baca puisi dan pidato gaya Bung Karno.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak sekadar perlombaan, agenda tersebut juga menjadi bagian dari gerakan literasi kebangsaan yang terus digaungkan IWO Sumenep agar generasi muda Madura memiliki keberanian berbicara, berpikir kritis, dan cinta terhadap persatuan Indonesia.
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep, Imam Mustain R, mengatakan bahwa Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk membangkitkan semangat perjuangan di kalangan anak muda.
“Selama empat tahun berturut-turut, kegiatan ini menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda Madura untuk belajar percaya diri, berani menyampaikan gagasan, dan memahami nilai perjuangan bangsa,” kata Imam Mustain kepada media ini, Jum’at (15/05/2026).
Menurut Imam, Madura memiliki banyak potensi generasi muda yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang dan tampil di panggung publik.
“Kami ingin generasi muda Madura tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, serta keberanian untuk membawa perubahan positif bagi bangsa,” tegasnya.
Lomba baca puisi karya Bung Karno dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026, sedangkan lomba pidato gaya Bung Karno akan digelar pada 10 Juni 2026.
Pendaftaran peserta dibuka gratis mulai 5 Mei hingga 7 Juni 2026 dengan jumlah kuota terbatas. Antusiasme peserta diperkirakan meningkat karena event tersebut telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat Madura.
“Selain itu lomba ini juga memperebutkan Piala Bupati Sumenep, para pemenang juga akan memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan jutaan rupiah,” jelas Imam Kaconk sapaannya.
Atmosfer historis Pendopo Agung Keraton Sumenep diyakini akan menambah semangat para peserta dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan publik.
Melalui perpaduan seni, budaya, sejarah, dan pendidikan karakter, IWO Sumenep berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
“Bulan Bung Karno harus menjadi energi bersama untuk menanamkan semangat persatuan, keberanian, dan kecintaan terhadap Indonesia. Dari Madura, kami ingin lahir pemimpin masa depan yang cerdas, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme kuat,” pungkasnya. (REDJAVA****)








