MH Said Abdullah Desak Penegakan Hukum Tuntas atas Dugaan Penyelewengan Program BSPS di Sumenep

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Banggar DPR RI MH. Said Abdullah

Ketua Banggar DPR RI MH. Said Abdullah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Ketua Badan Anggaran DPR RI, Dr. H. MH Said Abdullah, menyampaikan keprihatinan serius atas dugaan penyelewengan dalam pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2024 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Melalui sumber terpercaya, MH Said Abdullah mendorong aparat penegak hukum (APH) terutama Kejaksaan untuk bertindak transparan, objektif, dan tuntas dalam mengusut siapa pun yang terlibat dalam praktik penyimpangan terhadap program yang digagasnya demi kepentingan masyarakat miskin.

“Buya Said geram. Program BSPS di Sumenep justru menimbulkan masalah hukum. Beliau menuntut agar Kejaksaan mengungkap kasus ini secara terang benderang,” ujar salah satu sumber dekat MH Said Abdullah, yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai putra daerah, MH Said Abdullah menegaskan bahwa seluruh program aspirasi yang diperjuangkannya baik BSPS maupun P3-TGAI diturunkan tanpa mahar. Ia menolak keras segala bentuk pungutan dari penerima manfaat dan menegaskan bahwa program tersebut sepenuhnya ditujukan untuk rakyat kecil agar bisa menikmati kehidupan yang lebih layak.

Baca Juga :  Sumenep Unjuk Kebangkitan Tanam Padi Serentak Dipimpin Bupati Fauzi: Siap Jadi Lumbung Pangan Jawa Timur

Penegasan itu turut disampaikan oleh Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep, Miskun Legiyono. Menurutnya, sejak awal MH Said Abdullah telah menyampaikan bahwa program BSPS adalah bantuan murni untuk rakyat tanpa pungutan apa pun.

“Kata Pak Said, program ini murni untuk rakyat. Supaya bisa tinggal di rumah yang layak. Tak ada pungutan dalam bentuk apa pun,” tegas Miskun, Selasa (20/05)2025).

Namun, hasil investigasi sejumlah media menyebutkan, banyak penerima program hanya menerima sebagian material bahkan ada yang nilainya hanya sekitar Rp7 juta jauh di bawah nilai yang seharusnya diterima. Dari total lebih dari 3.000 unit BSPS, anggaran yang digelontorkan diperkirakan melebihi Rp60 miliar. Jika benar hanya sekitar 35 persen dana yang sampai ke masyarakat, maka potensi kerugian negara bisa mencapai sekitar Rp39 miliar.

Baca Juga :  Turnamen Biliar Bupati Cup Madura Open Siap Digelar, Total Hadiah Rp 16 Juta

Menanggapi temuan itu, MH Said Abdullah meminta agar penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu. Ia tidak ingin program yang diniatkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga miskin justru menjadi ladang bancakan segelintir oknum.

“Jangan lindungi siapa pun. Jika terbukti bersalah, seret ke proses hukum. Saya tidak akan mentolerir pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat,” tegas MH Said Abdullah.

Siaran pers ini merupakan bentuk klarifikasi sekaligus komitmen moral dan politik MH Said Abdullah dalam menjamin integritas program aspirasi yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil di kampung halamannya.

Baca Juga :  Mabes Polri Ungkap Kasus Kecurangan Seleksi CASN T.A 2021

Penulis : Hambali Rasidi

Editor : REDJAVA

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU