Menyingkap Keagungan Keris: Menteri Kebudayaan Resmikan Museum Helmi Art di Sumenep

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menbud RI Fadli Zon Didampingi Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Owner Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera, Helmi Diacara Peresmian, Kamis (30/01/2025)

Menbud RI Fadli Zon Didampingi Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Owner Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera, Helmi Diacara Peresmian, Kamis (30/01/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep kembali menegaskan posisinya sebagai pusat budaya Madura dengan peresmian Museum Keris Helmi Art, Kamis (30/1).

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, secara langsung menggunting pita sebagai tanda dibukanya museum yang digadang-gadang akan menjadi episentrum pelestarian seni keris Nusantara.

Di bawah gemerlap cahaya budaya yang kian meredup, kehadiran Museum Keris Helmi Art bagaikan suluh yang menyalakan kembali api tradisi.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menekankan bahwa museum ini bukan sekadar ruang pamer, tetapi juga simbol kebangkitan warisan leluhur.

“Keris bukan sekadar senjata, melainkan identitas dan marwah peradaban Nusantara. Melalui museum ini, kita tidak hanya menjaga sejarah, tetapi juga merawat kebanggaan sebagai bangsa yang besar,” tegas Fadli Zon

Museum ini menghadirkan koleksi keris luar biasa yang tidak hanya dikurasi berdasarkan keindahan fisiknya, tetapi juga makna filosofis di balik setiap lekukan bilah dan pamor.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Khidmat Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2025, Bupati Fauzi Tegaskan Nilai Persatuan dan Kebangsaan

 

Lebih dari itu, pengunjung dapat menyaksikan langsung prosesi pembuatan keris di Besalen Santoso Sera, bengkel tradisional yang masih mempertahankan teknik leluhur dalam menempa senjata sakral ini.

Bukan tanpa alasan Sumenep dijuluki tanah para empu. Sejak berabad-abad silam, daerah ini telah melahirkan mahakarya yang menjadi buruan kolektor mancanegara.

Pemilik museum, Helmi, mengungkapkan bahwa keris buatan Sumenep telah merambah pasar internasional.

“Keris adalah ekspresi jiwa. Setiap bilahnya mengandung doa, falsafah, dan keindahan yang tak lekang oleh waktu. Kami bangga membawa warisan Sumenep ke panggung dunia,” katanya.

Peresmian Museum Keris Helmi Art ini diyakini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan budaya sekaligus memantik kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga warisan bangsa.

Baca Juga :  Dandim 0827 Sumenep Berikan Surprise Kapolres Sumenep Saat HUT Bhayangkara Ke-76

Dengan kemegahan koleksinya dan pengalaman interaktif yang ditawarkan, museum ini berpotensi menjadi destinasi unggulan bagi pencinta sejarah dan seni tradisi.

Lebih lanjut Helmi SPdi, menyampaikan dengan penuh kebanggaan bahwa kehadiran museum ini bukan hanya sebagai tempat pamer seni, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk melestarikan dan mengembangkan seni keris di tanah kelahirannya, Sumenep.K

Menurutnya, keris adalah warisan budaya yang tak ternilai harganya. Lebih dari sekadar senjata, keris adalah karya seni yang membawa nilai-nilai filosofis, sejarah, dan spiritualitas.

“Kami ingin memastikan seni keris ini tetap hidup dan berkembang, sehingga generasi mendatang dapat menghargai dan merasakan kedalaman maknanya,” ujar Helmi SPdi, yang juga dikenal sebagai sosok yang aktif dalam melestarikan kerajinan keris tradisional.

Sebagai penghasil keris terbaik di Indonesia, Sumenep memiliki peran penting dalam dunia keris internasional. Helmi menambahkan bahwa koleksi keris dari museum ini telah diekspor ke berbagai negara, membawa kebanggaan bagi masyarakat Sumenep dan Indonesia secara keseluruhan.

“Melalui museum ini, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami lebih dalam tentang pembuatan keris, proses kreatif di baliknya, dan bagaimana setiap keris memiliki cerita dan filosofi tersendiri,” pungkasnya.

Dengan dibukanya Helmi Art Museum, Helmi SPdi berharap dapat semakin meningkatkan apresiasi terhadap seni keris dan mendorong generasi muda untuk turut melestarikan tradisi budaya yang sudah menjadi bagian integral dari identitas bangsa. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Menko Polhukam, Mahfud MD Minta Terapkan Pasal Lebih Tegas Pada Pelaku Penganiayaan

Berita Terkait

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional
GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak
Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura
Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV
Perpusda Sumenep Jadi Magnet Pelajar, Puluhan Siswa SMPN 1 Dasuk Antusias Belajar Literasi
Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya
Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:26 WIB

Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fauzi Bawa Misi Besar dari Jakarta, Sumenep Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WIB

GOW Sumenep Gaungkan Healing Parenting, Ajak Orang Tua Putus Rantai Pola Asuh yang Melukai Anak

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:49 WIB

Rumah Tak Layak Huni Milik Warga Pamekasan Dibedah oleh Rutan Sumenep dan Lapas Se-Madura

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Perkuat SDM Pers, PWI Sumenep Bekali Calon Anggota Lewat OKK Angkatan XXV

Berita Terbaru