JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebanyak 300 santri asal Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, mengikuti program arus balik santri gratis yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (30/3/2026). Program ini membantu para santri kembali ke pesantren setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Para santri yang berasal dari Pondok Pesantren Wali Songo Mimbaan, Situbondo, diberangkatkan menggunakan kapal feri Wicitra Dharma I dari Pelabuhan Tarebung, Kecamatan Gayam, menuju Pelabuhan Jangkar.
Program arus balik ini merupakan gelombang pertama. Selanjutnya, pemerintah daerah menjadwalkan keberangkatan gelombang kedua pada malam hari pukul 22.00 WIB untuk santri putra Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Sementara keberangkatan santri putri dijadwalkan pada Selasa (31/3/2026).
Perwakilan wali santri sekaligus Forum Komunikasi Santri Sapudi, Ustaz Musaffah, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep yang telah memfasilitasi transportasi gratis bagi para santri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Program ini sangat membantu para wali santri, terutama dari wilayah kepulauan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Sahabat Masyarakat Syafi’iyah (Sahmasy) Sapudi, Ustaz Ach. Hadari, menilai program ini berjalan dengan baik berkat dukungan berbagai pihak.
“Arus balik santri tahun ini berjalan tertib, lancar, dan sukses berkat sinergi semua pihak yang terlibat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah instansi yang turut mendukung, di antaranya Dinas Perkimhub Sumenep, KSOP Kalianget, UPP Kelas III Sapudi, serta unsur TNI dari Koramil 0827/20 Sapudi.
Program arus balik santri gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk pelayanan pemerintah daerah dalam mendukung mobilitas pendidikan, khususnya bagi santri di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)











