Mudik Gratis Bupati Fauzi: 280 Perantau Dilepas dari Jakarta, Pulang Kampung dengan Aman dan Nyaman

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mudik Gratis Bupati Fauzi: 280 Perantau Dilepas dari Jakarta, Pulang Kampung dengan Aman dan Nyaman Dilepas TA Supriyadi Atas Nama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Mudik Gratis Bupati Fauzi: 280 Perantau Dilepas dari Jakarta, Pulang Kampung dengan Aman dan Nyaman Dilepas TA Supriyadi Atas Nama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Ribuan harapan tumpah ruah dalam suasana haru di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Sebanyak 280 perantau asal Sumenep akhirnya bisa pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya, berkat program Mudik Gratis yang digagas langsung oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dalam momen yang sarat emosi itu, para pemudik yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat dilepas secara resmi oleh Tenaga Ahli (TA) Bupati, Supriyadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar perjalanan pulang, tapi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya. Kami ingin memastikan mereka bisa menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas biaya,” ungkap Supriyadi dalam sambutannya sebelum pemberangkatan.

Enam bus besar berkapasitas masing-masing 40 orang disiapkan untuk membawa mereka menempuh perjalanan panjang menuju tanah kelahiran, Sumenep, Madura.

Dengan fasilitas yang memadai, pengawalan ketat, serta prosedur keamanan yang maksimal, para pemudik merasa lebih tenang meninggalkan hiruk-pikuk ibu kota.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Serahkan 318 Sembako kepada Kaum Lansia dan Disabilitas

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang dikenal dekat dengan masyarakatnya, menegaskan bahwa program Mudik Gratis ini bukan hanya soal biaya nol rupiah, tetapi juga tentang bagaimana memastikan warga Sumenep mendapatkan pengalaman mudik yang layak.

“Setiap tahun, biaya transportasi mudik selalu menjadi beban besar bagi para perantau. Kami hadir untuk mengurangi beban itu, sekaligus memberikan solusi yang lebih nyaman dan aman. Ini bukan hanya program tahunan, tetapi komitmen kami agar masyarakat Sumenep selalu merasa diperhatikan,” ujar Bupati Fauzi.

Tak hanya itu, program ini juga diharapkan bisa membantu mengurai kemacetan di jalur mudik yang kerap menjadi momok saat menjelang Lebaran.

“Dengan sistem transportasi yang terkoordinasi, risiko kepadatan kendaraan pribadi dapat diminimalkan, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih efisien,” ujar sosok orang nomer satu di kabupaten ujung timur Pulau Madura itu.

Di tengah antrean panjang menuju bus, raut wajah para pemudik menyiratkan kebahagiaan yang sulit disembunyikan.

Baca Juga :  Raih Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama dari FKUB Sumenep, Bupati Fauzi Sampaikan ini

Salah satu peserta, Junaidi, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.

“Ini adalah berkah bagi saya dan keluarga. Biasanya, kami harus merogoh kocek dalam-dalam untuk pulang kampung, tapi tahun ini, berkat Bupati Fauzi, kami bisa mudik tanpa beban biaya,” tuturnya penuh syukur.

Hal serupa diungkapkan oleh Fatimah, ibu dua anak yang telah merantau di Jakarta selama lima tahun terakhir.

“Mudik adalah momen yang selalu kami nantikan. Tapi jujur, ongkos perjalanan sering kali jadi kendala besar bagi kami. Dengan adanya program ini, kami merasa sangat terbantu. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” ucapnya penuh harap.

Lebih lanjut Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan tak ingin program ini hanya sekadar rutinitas tahunan.

Baca Juga :  Buka BTR 1444 H, Bupati Ra Fauzi Harapkan Berikan Keberkahan Pelaku UMKM

Ke depan, ia berencana memperbesar skala program Mudik Gratis dengan menambah armada bus serta cakupan wilayah perantauan yang lebih luas.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga Sumenep yang merasa kesulitan untuk pulang kampung. Saya ingin program ini berkembang, bahkan kalau memungkinkan, bisa mencakup wilayah perantauan lainnya seperti Surabaya, Bandung, hingga Jabodetabek secara keseluruhan,” pungkasnya.

Dukungan serta antusiasme masyarakat menjadikan program ini sebagai salah satu inisiatif terbaik yang patut dipertahankan dan dikembangkan di tahun-tahun mendatang.

Satu hal yang pasti, bagi 280 perantau yang kini tengah dalam perjalanan menuju Sumenep, perjalanan mudik kali ini bukan hanya sekadar pulang ke kampung halaman tetapi juga pulang dengan penuh kebanggaan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif
Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas
BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya
Poppy Popper Pecah di Bapenda Sumenep, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan
HUT RI Ke-81, Pemkab Sumenep Berikan Insentif Fiskal 81 Persen Ringankan Piutang PBB-P2 Warga
HUT ke-14 IWO Sumenep: Pers Merdeka Menguat, Sinergi dengan Polisi Jadi Energi Baru Demokrasi
Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2
Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep

BERITA TERKAIT

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:50 WIB

BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Poppy Popper Pecah di Bapenda Sumenep, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:59 WIB

HUT RI Ke-81, Pemkab Sumenep Berikan Insentif Fiskal 81 Persen Ringankan Piutang PBB-P2 Warga

BERITA TERBARU