Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno Hadir Di Sumenep Berikan Dukungan dan Fasilitas bagi Pelaku Ekraf

Selasa, 24 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menparekraf Sandiaga Uno Didampingi Bupati Ra Achmad Fauzi SH MH Saat Menandatangani Rumah UMKM Di Desa Aeng Tong-Tong

Menparekraf Sandiaga Uno Didampingi Bupati Ra Achmad Fauzi SH MH Saat Menandatangani Rumah UMKM Di Desa Aeng Tong-Tong

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyebut Kabupaten Sumenep memiliki ragam potensi ekonomi kreatif (ekraf) yaitu kriya, kuliner dan seni pertunjukan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai peluang pengembang usaha oleh pelaku ekraf.

Hal itu disampaikan Sandi saat menghadiri acara Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2022 yang merupakan lokasi penyelenggaraan ke delapan di Kabupaten Sumenep, Madura tepatnya di Cafe Tanean.

Dengan bekal kreativitas dan inovasi, pelaku ekraf dapat memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Saya melihat permasalahan di banyak pelaku ekraf untuk berkembang ada di sisi promosi, untuk itu workshop KaTa Kreatif Indonesia hadir untuk memberikan edukasi lengkap seputar pengembangan diri untuk memanfaatkan teknologi dan mengasah kreativitas dalam membangun konten-konten menarik untuk mempromosikan produk atau karya seni yang dimiliki,” ujar Menteri Sandiaga Uno.

Dia menuturkan, kegiatan workshop kali ini sebagai salah satu wujud komitmen Kemenparekraf atau Baparekraf untuk bergerak cepat dalam memberikan dukungan dan fasilitasi terkait pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, ekonomi kreatif di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan dan diharapkan dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi selanjutnya, berkaca dari keragaman budaya.

“Ada juga keindahan geografis wilayah serta sumber daya manusia yang kaya akan kreativitas, disempurnakan lagi dengan digitalisasi,” ujarnya.

Disebutkan Sandi, dengan adanya pelaksanaan workshop peningkatan inovasi dan kewirausahaan, diharapkan dapat mendorong bangkitnya ekonomi kreatif Indonesia.

Menciptakan lapangan kerja, mendorong kebangkitan ekonomi, tegas dan gerak cepat untuk menghadapi tantangan dan memperluas pengembangan ekonomi Indonesia.

“Adapun subsektor kriya yang menjadi unggulan Kabupaten Sumenep diantaranya aneka kerajinan ukir kayu, kerajinan keris dan kerajinan topeng. Selain itu Kabupaten Sumenep juga memiliki corak batik yang menyerupai batik ayam guling,” ulasnya.

Terkait dengan yang ada di Sumenep telah dipastikan kalau Kriya menjadi subsektor unggulan. Harapannya ini bisa membangkitkan ekonomi dan juga membuka peluang usaha di sini.

Di Sumenep bukan hanya satu melainkan ada dua yang bisa diunggulkan yaitu Wisatanya dan juga kerajinannya, karena Kriya menjadi tatanan baru di Sumenep.

“Jadi bukan One two punch tapi banyak pengembangan Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Sementara, terkait pengembangan dan dananya ternyata kabupaten Sumenap juga sudah menyiapkannya sehingga bisa berkolabrasi. Selain itu, Sumenep juga menjadi destinasi unggulan.

“Kami juga dapat masukan, ternyata Ukiran dari Sumenep adalah nomor dua setelah Jepara,” tuturnya. Sehingga hal tersebut juga jadi salah satu yang dikembangkan.

Workshop KaTa Kreatif Indonesia di Kabupaten Sumenep diikuti sebanyak 35 peserta. Untuk bisa mengikuti kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia pelaku ekraf wajib mendaftarkan diri melalui website www.katakreatifindonesia.com dan melampirkan bukti surat keterangan sudah mejalankan usaha selama minimal enam bulan dari pemerintah setempat.

Pendaftaran melalui website ini merupakan bagian dari strategi inovasi penggunaan teknologi big data untuk menggarap dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.

Selain itu, Kemenparekraf atau Baparekraf juga terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif secara lebih komprehensif di Kabupaten Sumenep.

“Terlebih Kabupaten Sumenep telah melalui rangkaian Uji Petik Penilaian Mandiri Kab/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dengan Subsektor Kriya sebagai subsektor unggulan, sehingga diharapkan Kabupaten Sumenep dapat mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” tandasnya. (RedJava)

Berita Terkait

H. Hosnan Tegaskan Perjuangan Buruh Belum Usai di Hari Buruh 2026: “Keadilan Harus Jadi Nyata, Bukan Sekadar Janji”
Wasekjen PERADI Soroti Ketimpangan, Minta Advokat Aktif Bela Buruh
Semangat Hari Buruh Berkobar! Wartamu.id Sumenep Serukan Keadilan dan Upah Layak
Di Sudut Jalan Sumenep, 75 Bungkus Nasi “Bungturat” Menjadi Penjaga Harapan di Hari Jumat
Kemayoran Tersendat, Sulaisi: Kepemimpinan dan Tata Kelola Perlu Dibenahi
Wabup Sumenep Pastikan Pembangunan Menyentuh Seluruh Wilayah Secara Bertahap
Diproyeksikan PAD 2026 Tembus Rp500 Miliar, Strategi Bapenda Tanpa Bebani Masyarakat Jadi Kunci
Semarak Hardiknas 2026, Disdik Sumenep Dorong Generasi Unggul Lewat Olahraga Tenis

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:59 WIB

H. Hosnan Tegaskan Perjuangan Buruh Belum Usai di Hari Buruh 2026: “Keadilan Harus Jadi Nyata, Bukan Sekadar Janji”

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:10 WIB

Wasekjen PERADI Soroti Ketimpangan, Minta Advokat Aktif Bela Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:31 WIB

Semangat Hari Buruh Berkobar! Wartamu.id Sumenep Serukan Keadilan dan Upah Layak

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:56 WIB

Di Sudut Jalan Sumenep, 75 Bungkus Nasi “Bungturat” Menjadi Penjaga Harapan di Hari Jumat

Kamis, 30 April 2026 - 23:59 WIB

Kemayoran Tersendat, Sulaisi: Kepemimpinan dan Tata Kelola Perlu Dibenahi

Berita Terbaru