Wasekjen PERADI Soroti Ketimpangan, Minta Advokat Aktif Bela Buruh

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI sekaligus Ketua DPC PERADI Madura Raya, Syafrawi, S.H.

Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI sekaligus Ketua DPC PERADI Madura Raya, Syafrawi, S.H.

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 bukan sekadar ritual tahunan. Di tengah dinamika ekonomi dan ketenagakerjaan yang terus berubah, momentum ini kembali menajamkan satu pertanyaan mendasar: sejauh mana negara benar-benar melindungi para pekerja yang menopang pembangunan?

Dari Madura, suara itu datang dari Wakil Sekretaris Jenderal DPN PERADI sekaligus Ketua DPC PERADI Madura Raya, Syafrawi, S.H. Ia menegaskan, buruh adalah fondasi utama yang kerap tak terlihat, tetapi menentukan arah laju pembangunan nasional.

“Setiap capaian pembangunan hari ini berdiri di atas kerja keras para buruh. Mereka mungkin tidak selalu terlihat, tetapi kontribusinya nyata dan menentukan,” kata Syafrawi, dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, narasi pembangunan yang selama ini digaungkan tidak boleh lagi mengabaikan posisi strategis pekerja. Ia menilai, buruh bukan sekadar elemen produksi, melainkan aktor kunci yang menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi.

“Buruh adalah motor penggerak pembangunan. Tanpa mereka, sektor industri, jasa, hingga infrastruktur tidak akan berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Namun, di balik peran besar tersebut, Syafrawi menyoroti masih adanya celah perlindungan hukum yang kerap dirasakan pekerja.

Baca Juga :  Perum Perhutani Madura Beri Bantuan untuk Tenaga Sukwan di Sumenep, Bentuk Nyata Kepedulian Sosial

Ia menilai, peringatan Hari Buruh seharusnya menjadi titik balik bagi seluruh pemangku kepentingan untuk tidak lagi setengah hati dalam menjamin hak-hak buruh.

“Momentum ini harus dimaknai sebagai refleksi serius. Negara, pelaku usaha, dan penegak hukum harus memastikan perlindungan pekerja tidak berhenti di atas kertas,” tambah Syafrawi

Dalam konteks itu, ia secara khusus menyoroti peran advokat. Sebagai bagian dari sistem penegakan hukum, advokat dinilai memiliki posisi strategis untuk menjembatani kepentingan pekerja dengan keadilan hukum yang substantif.

“Advokat tidak boleh pasif. Kami di PERADI mendorong agar pendampingan hukum, edukasi, dan advokasi bagi pekerja dilakukan secara nyata dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih jauh, Syafrawi mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tidak disertai keadilan sosial hanya akan melahirkan ketimpangan baru.

Baca Juga :  Damkar Sumenep Gerak Cepat: Dari Rumah Warga ke Jalan Raya

Ia menilai, arah pembangunan ke depan harus mampu menjawab dua kepentingan sekaligus: menjaga iklim usaha dan memastikan kesejahteraan pekerja.

“Tidak boleh ada pertumbuhan ekonomi yang mengorbankan keadilan sosial. Kesejahteraan buruh adalah indikator penting kemajuan sebuah bangsa,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa isu ketenagakerjaan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Di tengah target pertumbuhan ekonomi, suara buruh tetap menuntut ruang yang lebih adil bukan hanya didengar, tetapi juga diperjuangkan secara konkret.

Baca Juga :  Gelar Festival Drumband Pelajar 2024, Kadisdik Sumenep Sampaikan 5 Poin Penting

Di akhir pernyataannya, Syafrawi menyampaikan pesan yang sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak.

“Selamat Hari Buruh. Ini bukan sekadar peringatan, tetapi panggilan untuk memastikan keadilan benar-benar hadir bagi seluruh pekerja Indonesia,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU