Menkes Budi Gunadi Tinjau Vaksinasi Campak di Sumenep, Tegaskan Rampung Dua Pekan

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Budi Gunadi Tinjau Vaksinasi Campak di Sumenep, Tegaskan Rampung Dua Pekan

Menkes Budi Gunadi Tinjau Vaksinasi Campak di Sumenep, Tegaskan Rampung Dua Pekan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Madura, Kamis (28/8/2025).

Kehadirannya untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi Outbreak Response Immunization (ORI) campak berjalan cepat di tengah lonjakan kasus yang terus meningkat.

Setibanya di Bandara Trunojoyo, Menkes langsung disambut Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya kemudian menuju PAUD Islam Integral Qurrota A’yun, Desa Merengan Daya, Kota Sumenep, yang menjadi salah satu titik pelaksanaan imunisasi darurat.

Baca Juga :  Ragam Perlombaan Perayaan HUT RI ke-78 di Meriahkan Anak-Anak TNI Kodim 0827/Sumenep

Di lokasi, Budi menyaksikan proses vaksinasi terhadap anak-anak usia dini. Kehadirannya disambut antusias oleh wali murid serta para tenaga pengajar yang berharap penanganan wabah bisa segera tuntas.

Data terbaru Dinas Kesehatan Sumenep mencatat, hingga Rabu (27/8/2025), jumlah kasus campak telah menembus 2.321 kasus.

Sementara itu, capaian vaksinasi baru mencapai 16.242 anak. Kondisi ini menjadi alasan pemerintah pusat turun tangan mempercepat langkah penanganan.

“Campak adalah salah satu penyakit paling menular. Tetapi kabar baiknya, sudah ada vaksin yang sangat efektif. Anak yang sudah divaksin tidak akan terkena campak,” ujarnya ke sejumlah awak media.

Menurut Budi, kunjungannya ke Sumenep bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani kesehatan masyarakat.

“Saya datang langsung ke sini untuk memastikan vaksinasi berjalan lancar dan bisa selesai dalam dua minggu ke depan,” imbuhnya.

Menkes juga berpesan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi palsu yang meragukan manfaat vaksinasi.

Baca Juga :  Gagal Berangkat Umrah, 60 Warga Sumenep Tertipu Biro Perjalanan Ilegal Senilai Rp2,1 Miliar

Ia menilai, hoaks kesehatan justru bisa menghambat upaya bersama melindungi generasi muda dari ancaman penyakit menular.

“Saya mohon dukungan Bupati dan juga media untuk melawan hoaks. Jangan percaya berita bohong yang menyebut vaksinasi berbahaya. Justru imunisasi ini sangat penting demi menjaga masa depan anak-anak kita,” tutupnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
Kemenhaj Sumenep Ungkap Tantangan Verifikasi Jemaah Haji yang Sudah Antre 14 Tahun

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak

BERITA TERBARU