JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam upaya memberikan kenyamanan bagi para pemudik saat Lebaran 2025, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menghadirkan terobosan baru dengan menyediakan 14 masjid ramah pemudik.
Program ini bertujuan untuk memastikan perjalanan para pemudik lebih aman, nyaman, dan tetap terjaga nilai ibadahnya selama musim mudik.
Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menjelaskan bahwa masjid-masjid ini tersebar di jalur utama mudik, termasuk di wilayah kepulauan.
Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Pragaan, Bluto, Kota Sumenep, Kalianget, Pasongsongan, hingga Arjasa di Pulau Kangean.
“Ini merupakan program pertama yang kami laksanakan, karena melihat tingginya arus pemudik asal Sumenep. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi mereka yang pulang kampung dengan tetap mengutamakan kenyamanan dan ibadah,” kata Abdul Wasid, Kamis (27/3/2025).
Program Masjid Ramah Pemudik ini juga merupakan implementasi dari Surat Edaran Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M.
Keempat belas masjid yang telah ditunjuk akan beroperasi selama 24 jam penuh, memberikan kesempatan bagi para pemudik untuk singgah, beristirahat, sekaligus menjalankan ibadah dengan nyaman.
“Alhamdulillah, seluruh masjid yang kami hubungi siap berpartisipasi. Ini adalah wujud gotong royong kita dalam menyambut para pemudik yang ingin kembali ke kampung halaman,” tutur Abdul Wasid.
Tak sekadar tempat ibadah, masjid-masjid ini juga akan difungsikan sebagai rest area bagi pemudik yang merasa lelah di perjalanan. Fasilitas yang tersedia meliputi:
✅ Ruang istirahat bagi pemudik yang ingin melepas penat
✅ Tempat wudhu & kamar mandi bersih untuk menunjang kenyamanan
✅ Area parkir luas bagi kendaraan pemudik
✅ Keamanan 24 jam agar pemudik merasa lebih tenang
Kemenag Sumenep memastikan bahwa setiap masjid yang ditunjuk telah memenuhi standar kenyamanan dan kebersihan yang layak. Bahkan, pemantauan langsung telah dilakukan untuk memastikan kesiapan di lapangan.
“Kami ingin perjalanan mudik masyarakat tetap lancar dan nyaman. Keberadaan masjid-masjid ini diharapkan menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan,” jelas Abdul Wasid.
Berikut adalah daftar 14 masjid yang siap melayani pemudik selama musim mudik Lebaran 2025:
1️⃣ Masjid Al-Mubarok (Desa Prenduan, Pragaan)
2️⃣ Masjid Nurul Huda (Desa Sentol, Pragaan)
3️⃣ Masjid Al-Ihsan (Desa Aengdake, Bluto)
4️⃣ Masjid Jami’ Al-Falah (Desa Lobuk, Bluto)
5️⃣ Masjid Agung Sumenep (Kota Sumenep)
6️⃣ Masjid Al-Muhajirin (Desa Kolor, Kota Sumenep)
7️⃣ Masjid Nurul Islam (Desa Marengan Daya, Kota Sumenep)
8️⃣ Masjid At-Taqwa (Desa Pabian, Kota Sumenep)
9️⃣ Masjid Al-Hasanah (Desa Kalianget Barat, Kalianget)
Masjid Baitul Hannan (Desa Marengan Laok, Kalianget)
1️⃣1️⃣ Masjid Babus Salam (Desa Kalianget Barat, Kalianget)
1️⃣2️⃣ Masjid At-Taqwa (Desa Kalianget Timur, Kalianget)
1️⃣3️⃣ Masjid Arrahman (Desa Kalisangka, Arjasa – Pulau Kangean)
1️⃣4️⃣ Masjid Al-Falah (Desa Panaongan, Pasongsongan)
Kemenag Sumenep berharap program ini dapat memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2025 serta memberikan ketenangan bagi pemudik dalam menjalankan ibadah.
“Kami ingin memastikan setiap pemudik dapat menikmati perjalanan yang lebih tenang dan nyaman. Mudik bukan hanya soal sampai di tujuan, tetapi juga tentang perjalanan yang aman, berkah, dan penuh makna,” pungkasnya. (REDJAVA****)












