Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Apel Upacara Gabungan, Senin (15/06/2026)

Suasana Apel Upacara Gabungan, Senin (15/06/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Apel Upacara Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (15/06/2026).

Apel gabungan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III dan IV, pejabat fungsional, serta diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan menyampaikan pesan kuat terkait pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Di hadapan jajaran pejabat dan ASN, Anwar mengatakan persoalan kebersihan tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Lingkungan Hidup. Menurutnya, menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu.

Baca Juga :  Wakapolres Sumenep Hadiri Syukuran HUT Satpam ke-45, Tegaskan Peran Strategis Pengamanan Swakarsa

“Kebersihan itu bukan hanya tugas DLH. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau kita ingin melihat lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, maka semuanya harus ikut bergerak dan memiliki kepedulian yang sama,” kata Anwar Syahroni Yusuf dalam amanatnya.

Ia menjelaskan, budaya bersih yang kuat akan tercipta apabila setiap ASN mampu menjadi contoh dan teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Menurut Mantan Sekretaris KPU Sumenep itu mengungkapkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu.

“Kebersihan itu berawal dari diri kita sendiri. Ketika setiap ASN memiliki kesadaran menjaga kebersihan, maka lingkungan kantor akan bersih, lingkungan sekitar juga akan terjaga. Dari situlah budaya bersih tumbuh dan menjadi kebiasaan yang positif,” ujarnya tegas.

Baca Juga :  Kinerja ASN Sumenep Meningkat, Bupati Fauzi: Indikatornya, Angka Kemiskinan Turun dan Ekonomi Tumbuh

Kepala DLH Sumenep Anwar Syahroni Yusuf menambahkan, lingkungan kerja yang bersih dan tertata bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas kerja, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Karena itu, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sumenep diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam mendukung program kebersihan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ASN untuk tidak sekadar menjaga kebersihan di area kantor, tetapi juga menerapkan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Kami berharap ASN menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kerja, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika semua bergerak bersama, maka Sumenep yang bersih, sehat, dan nyaman akan semakin mudah diwujudkan,” tandasnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Terima Kunjungan Tim Penilai Lomba Kampung Bebas Dari Narkoba di Desa Kebonagung

Pesan yang disampaikan Kepala DLH tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh peserta apel. Momentum Apel Upacara Gabungan ASN ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebersihan merupakan bagian dari budaya kerja, disiplin, dan tanggung jawab bersama dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.

Dengan keterlibatan seluruh ASN, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis gerakan menjaga kebersihan lingkungan akan semakin kuat dan masif, sehingga mampu mewujudkan Kabupaten Sumenep yang bersih, sehat, indah, dan berkelanjutan sebagai daerah yang nyaman bagi masyarakat maupun generasi mendatang. (REDJAVA****)

Berita Terkait

PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi
Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang
Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing
BLT DD Ekstrem Desa Gayam Cair, Penerima Stroke Terima Bantuan Rp900 Ribu di Rumah
Masih Ada ASN Tak Pakai Peci Hitam, Sekdakab Sumenep Kembali Ingatkan Instruksi Bulan Bung Karno
Perhatian Bupati Fauzi untuk Petani Tembakau Sumenep, Doakan Panen Sukses dan Kesejahteraan Meningkat
Dari Silaturahmi hingga Aksi Kemanusiaan, Forsekdesi Sumenep Perkuat Peran Organisasi
Polisi Ganding Bergerak Cepat, Pelaku Sabu Ditangkap di Pinggir Jalan Desa Ketawang Larangan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIB

Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 18:19 WIB

PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:51 WIB

Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang

Senin, 15 Juni 2026 - 14:16 WIB

Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

Senin, 15 Juni 2026 - 12:35 WIB

BLT DD Ekstrem Desa Gayam Cair, Penerima Stroke Terima Bantuan Rp900 Ribu di Rumah

Berita Terbaru