JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Dinas Sosial P3A dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Sumenep) bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran yang menimpa warga Dusun Kalompang, Desa Jate, Kecamatan Giligenting, atas nama Abdur Rahman.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada korban di Ruang Wakil Bupati Sumenep, Senin (15/06/2026), berupa bantuan uang tunai senilai Rp30 juta serta paket sembako sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana.
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH mengatakam bahwa pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga terdampak bencana mendapatkan perhatian penuh dan tidak dibiarkan menghadapi musibah seorang diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan ini adalah wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial pemerintah kepada warga,” kata Wabup KH. Imam Hasyim disela-sela kegiatan.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara cepat melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk Baznas Sumenep, agar kebutuhan mendesak korban segera terpenuhi.
“Kami bergerak cepat bersama Baznas Sumenep untuk memastikan bantuan bisa segera diterima oleh korban kebakaran di Giligenting,” ujar Kadinsos P3A Dr R Abd. Rahman Riadi kepada media usai kegiatan.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan awal bagi warga terdampak.
“Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban awal korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari pascabencana,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dinas Sosial P3A akan terus melakukan pendampingan sosial agar korban dapat kembali bangkit secara bertahap.
“Kami tidak berhenti pada penyaluran bantuan saja, tetapi juga melakukan pendampingan lanjutan hingga kondisi sosial dan ekonomi warga kembali stabil,” pungkas Dr. R. Abd. Rahman Riadi. (REDJAVA****)









