Masih Ada ASN Tak Pakai Peci Hitam, Sekdakab Sumenep Kembali Ingatkan Instruksi Bulan Bung Karno

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Apel Upacara Gabungan Senin (15/06/2026)

Suasana Apel Upacara Gabungan Senin (15/06/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) pria di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengenakan peci hitam nasional selama Bulan Bung Karno pada Juni 2026.

Peringatan itu disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Anwar Yusuf Sahroni saat memimpin Apel Upacara Gabungan ASN di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Senin (15/6/2026).

Apel tersebut dihadiri Sekdakab Sumenep Agus Dwi Saputra, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat Eselon III dan IV, pejabat fungsional, serta ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam apel itu masih terlihat sejumlah ASN pria yang belum mengenakan peci hitam sebagaimana instruksi yang telah diberlakukan selama Bulan Bung Karno. Kondisi tersebut menjadi perhatian Sekdakab agar seluruh ASN lebih disiplin dalam menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Jadikan Harkopnas 2026 Momentum Perkuat Koperasi dan Dukung Asta Cita Presiden

Kadis DLH Sumenep Anwar Yusuf Sahroni mengatakan penggunaan peci hitam bukan sekadar kelengkapan atribut seragam kedinasan. Menurutnya, peci hitam merupakan simbol penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang selama ini dikenal identik dengan peci nasional.

“Atas arahan Bapak Sekretaris Daerah, kami kembali mengingatkan seluruh ASN pria agar mengenakan peci hitam selama Bulan Bung Karno. Ini bukan hanya soal atribut, tetapi bentuk penghormatan kepada Bung Karno sebagai Proklamator Republik Indonesia sekaligus upaya memperkuat semangat nasionalisme di lingkungan pemerintahan,” kata Anwar saat menyampaikan pesan Sekdakab Agus Dwi Saputra.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal

Menurutnya, Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri bangsa. ASN, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Karena itu, seluruh pimpinan perangkat daerah diminta ikut mengingatkan pegawainya agar mematuhi instruksi penggunaan peci hitam selama Juni 2026.

Lebih lanjut Anwar Yusuf Sahroni menegaskan bahwa kedisiplinan ASN dalam mematuhi aturan merupakan bagian dari integritas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

“Bapak Sekda berharap seluruh ASN menunjukkan kepatuhan terhadap instruksi ini. Yang paling penting bukan hanya mengenakan peci hitam, tetapi bagaimana meneladani semangat perjuangan, pengabdian, dan kecintaan Bung Karno terhadap bangsa dan negara dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah

Pemkab Sumenep menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum untuk memperkuat karakter kebangsaan di lingkungan birokrasi. Melalui gerakan penggunaan peci hitam nasional, ASN diharapkan tidak hanya mengenang jasa sang proklamator, tetapi juga menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.

Instruksi tersebut berlaku selama Juni 2026 sebagai bagian dari penghormatan kepada Bung Karno sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini
Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN
Prajurit Yonif TP 931/KJ Semarakkan Lomba HUT ke-81 RI di Sumenep, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Update Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2: 9 Korban Dievakuasi ke Sumenep, Ratusan Korban Tiba di Surabaya, Pencarian 39 Penumpang Terus Berlanjut
Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Kemerdekaan saat Buka Lomba HUT RI Ke-81 di Sumenep: “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, Bupati Sumenep Siagakan 20 Ambulans dan 3 RS

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Ribuan Anak PAUD Bakal Semarakkan Gebyar PAUD Ceria 2026, Dinas Pendidikan Sumenep Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Wabup Sumenep Sebut Lomba HUT ke-81 RI Perkuat Sinergi dan Semangat Kerja ASN

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Prajurit Yonif TP 931/KJ Semarakkan Lomba HUT ke-81 RI di Sumenep, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

BERITA TERBARU