JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana sisi timur Taman Adipura Sumenep pada Minggu (26/10/2025) pagi benar-benar berbeda dari biasanya.
Ribuan warga tumpah ruah memenuhi area taman, ikut memeriahkan gelaran Viral Sumenep 2025 yang dipenuhi dentuman musik, sorak-sorai peserta jalan santai, dan gemerlap panggung hiburan yang spektakuler.
Di tengah gegap gempita itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meluncurkan terobosan baru dalam pelayanan pajak daerah, yakni E-SPPT (Elektronik Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang).
Peluncuran dilakukan secara simbolis melalui pelepasan balon bersama oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, S.H., M.H., yang hadir mewakili Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H..
Ia didampingi perwakilan Bank Indonesia (BI) Surabaya, Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., Kabid P3EPD Bapenda Suhermanto, S.E., M.E., serta sejumlah pimpinan OPD.
Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi, S.Sos.,M.Si. mengatakan, peluncuran E-SPPT merupakan langkah besar menuju pelayanan publik yang serba digital, cepat, dan transparan.
“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pajak daerah untuk mencetak SPPT. Cukup buka secara online, bisa diakses di mana saja, kapan saja,” ujar Faruk saat disela usai peluncuran.
Menurut mantan Camat Teladan Jawa Timur itu menyatakan sistem ini juga dirancang agar terintegrasi dengan berbagai kanal pembayaran digital, mulai dari aplikasi perbankan hingga loket resmi yang bekerja sama dengan Pemkab.
“Kami ingin memudahkan wajib pajak sekaligus meningkatkan efisiensi kinerja pemerintah daerah. Semua transaksi kini bisa dilakukan secara elektronik, tanpa antre panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid P3EPD Bapenda Sumenep, Suhermanto, S.E., M.E., menjelaskan bahwa peluncuran E-SPPT bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga bagian dari perubahan cara pikir dalam melayani masyarakat.
“Inovasi ini harus dibarengi dengan literasi digital yang kuat. Karena itu kami akan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat paham cara menggunakan E-SPPT,” jelasnya.
Suhermanto menegaskan, sistem baru ini juga membantu memperbarui dan menertibkan data wajib pajak daerah secara lebih akurat.
“Dengan sistem daring, kami bisa memastikan setiap data tanah dan bangunan terintegrasi langsung ke database utama. Ini penting agar pajak yang dibayar masyarakat benar-benar sesuai,” katanya.
Lebih jauh, ia menyebut E-SPPT sebagai simbol transformasi birokrasi menuju pemerintahan modern.
“E-SPPT ini bukan hanya aplikasi. Ini representasi semangat baru Pemkab Sumenep dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, tepat, dan berkeadilan,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Peluncuran E-SPPT berlangsung di tengah antusiasme ribuan warga yang mengikuti jalan-jalan santai (JJS) dan berebut undian doorprize dalam acara Viral Sumenep 2025.
Sorak kegembiraan peserta menggema saat balon-balon warna-warni dilepaskan ke udara, menandai dimulainya era baru digitalisasi pelayanan pajak di Kabupaten Sumenep.
Kemeriahan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pemerintah daerah bisa hadir bukan hanya dalam ruang formal, tetapi juga di tengah masyarakat dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat kebersamaan. (REDJAVA****)












