Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Alfiandi : Pencarian Eril, Putra Ridwan Kamil Tidak Gunakan Teknologi Canggih - Java Network

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Alfiandi : Pencarian Eril, Putra Ridwan Kamil Tidak Gunakan Teknologi Canggih

Sabtu, 4 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Alfiandi

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henry Alfiandi

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Henry Alfiandi turut angkat bicara mengenai pencarian terhadap putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aare.

Henry mengungkapkan beberapa faktor yang dinilainya menjadi penyebab mengapa pria yang akrab disapa Eril itu masih belum ditemukan.

Menurut Henry, derasnya air Sungai Aare merupakan hasil dari lelehan atau cairan gletser setelah memasuki musim panas.

“Ini kan sudah menjelang musim panas ya. Kan itu (arus) semakin kuat,” kata Henry, Sabtu (4/6/2022)

“Memang jernih, tapi jernihnya itu jernih yang dari lelehan salju tidak begitu bening gitu loh, kelihatannya saja. Dan dingin sekali,” katanya menambahkan.

Selain itu, dia turut menanggapi kemungkinan Eril yang akan ditemukan dalam waktu tiga minggu.

“Di sana ada pernyataan kalo 99,9 tiga minggu kan, yaitu menunggu dekomposit itu kalo memang beliaunya itu adalah yang tidak kita inginkan,” ucap Henry.

Di samping itu, ia juga mengomentari tentang metode pencarian Eril di Sungai Aare.

Berdasarkan pengamatan Henry, metode pencarian di Swiss sangat berbeda dengan di Indonesia.

Metode pencarian di Swiss terlihat menggunakan teropong air yang dinilai masih sangat manual sehingga membuat tim kesulitan menemukan Eril. Diperlukan teknologi canggih untuk mempercepat proses pencarian.

“Dan sistem pencarian di sana kalo saya liat dia by visual, dia menggunakan teropong air. Sedangkan di Indonesia kita sudah pakai teknologi radar,” ujarnya.

“Kita ini menggunakan peralatan yang namanya underwater searching device, itulah inovasi kita. Yang kedua, menggunakan alat aqua eye, menggunakan detektor seperti radar,” ujarnya menambahkan.

Alat-alat yang digunakan Basarnas diakui bisa mendeteksi target, baik itu manusia maupun hewan.

Sementara itu, metode manual di Swiss dengan menggunakan teropong kaca dinilai memiliki kelemahan ketika air sedang keruh sehingga tidak akan berfungsi dengan baik.

“Dia metodenya selama ini begitu, orang tenggelam dicari dengan cara seperti itu. Kondisi sekarang karena gletsernya mencair, cairan gletsernya malah keruh, dia enggak bisa menemukan itu, harusnya pakai device–device yang lebih canggih lagi,” tuturnya. (REDJAVA/FRN)

Berita Terkait

Bumdesma Bluto Cetak Laba Setengah Miliar, Jadi Role Model Tata Kelola Ekonomi Desa Sumenep
Sembilan Pejabat Eselon II Resmi Dilantik di Pendopo Agung Keraton Sumenep
Tim Gabungan DPMPSTP, PUTR dan DLH Awasi Pembangunan Kalianget Paradise yang Viral di Sosial Media
Reformasi Birokrasi Sumenep: Pelantikan Pejabat Tinggi dan Pengawas Akan Digelar Hari Ini
Gus Abdul Adim Yasin Ukir Sejarah di HAB ke-80 Kemenag, Taubat Ekologi Antar Sumenep Raih Prestasi Nasional
Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Tinjau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep
Nakes Diguga Dianiaya di UGD Puskesmas Batuan, Aktivis Sumenep: Ini Alarm Darurat Negara
Family Gathering Naghfir’s Institute ke Yogyakarta–Magelang, Perkuat Kekeluargaan dan Inovasi Berbasis Budaya

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:58 WIB

Bumdesma Bluto Cetak Laba Setengah Miliar, Jadi Role Model Tata Kelola Ekonomi Desa Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:31 WIB

Sembilan Pejabat Eselon II Resmi Dilantik di Pendopo Agung Keraton Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:29 WIB

Tim Gabungan DPMPSTP, PUTR dan DLH Awasi Pembangunan Kalianget Paradise yang Viral di Sosial Media

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:56 WIB

Reformasi Birokrasi Sumenep: Pelantikan Pejabat Tinggi dan Pengawas Akan Digelar Hari Ini

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:58 WIB

Gus Abdul Adim Yasin Ukir Sejarah di HAB ke-80 Kemenag, Taubat Ekologi Antar Sumenep Raih Prestasi Nasional

Berita Terbaru