Kemenag Sumenep Gelar Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama pada Guru di Tiga Kecamatan

Kamis, 26 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, MPd Saat Memberikan Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Tiga Kecamatan, Kamis (26/09/2024)

Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, MPd Saat Memberikan Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama di Tiga Kecamatan, Kamis (26/09/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi penguatan moderasi beragama kepada guru SD di Kecamatan Guluk-Guluk, Ganding dan Lenteng.

Kehadiran orang nomer satu di jajaran Kemenag Sumenep itu disambut para guru dari tiga kecamatan tersebut, bertempat di SDN Gadu Barat Kecamatan Ganding, Kamis (26/09/2024)

Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid MPd mengatakan bahwa peran seorang guru sangatlah penting untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta anak didik di sekolah.

“Guru adalah sosok pendidik yang memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter para anak didik,” kata Abdul Wasid, MPd di hadapan ratusan guru dari tiga kecamatan itu.

Selain itu, Kepala Kemenag kelahiran asli Sumenep itu menyatakan bahwa guru juga harus bisa memberikan pemahaman kepada anak didik mengenai pentingnya toleransi kerukunan antar umat beragama.

Baca Juga :  Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kunjungi Sumenep, Ini Maksud dan Tujuannya

Abdul Wasid MPd juga menyampaikan terkait tentang konsep moderasi beragama, serta bagaimana cara mengimplementasikan dalam proses kegiatan belajar mengajar sehari-hari di sekolah.

“Untuk itu, saya berharap kepada para guru yang telah mengikuti acara sosialisasi ini dapat lebih memahami dan mengaplikasikan moderasi beragama dalam pendidikan,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi moderasi beragama ini merupakan program dari Kemenag Sumenep dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang humanis dan kondusif di lingkungan sekolah.

“Saya mengajak kepada bapak-bapak dan ibu-ibu untuk dapatnya membentuk generasi yang cerdas secara akademis, namun juga dapat menularkan sikap toleran dan saling menghargai perbedaan,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta
Hadiri Puncak Madura EV-Day 2026 Bersama Bupati, Danyonif TP 931/KJ Apresiasi Langkah Progresif Sumenep
Sinergi Hijau di Tanah Wali: Ratusan Prajurit Yonif TP 931/ Ksatria Jokotole dan Sipil Sulap Kawasan Asta Tinggi Sumenep Jadi Asri

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:30 WIB

Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terbaru