Jelang Armuzna, Kemenhaji Sumenep Ingatkan Jemaah Jaga Ketat Kartu Nusuk

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kemenhaji Sumenep Ahmad Halimy

Kepala Kantor Kemenhaji Sumenep Ahmad Halimy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh jemaah haji asal Sumenep untuk menjaga kartu Nusuk dengan penuh kehati-hatian.

Kartu Nusuk disebut sebagai dokumen vital yang menentukan kelancaran mobilitas jemaah selama berada di Tanah Suci. Tak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, kartu ini juga menjadi akses utama dalam memperoleh berbagai layanan haji, khususnya saat memasuki fase Armuzna yang dikenal padat dan penuh dinamika.

“Kartu Nusuk ini adalah kunci layanan haji. Tanpa kartu tersebut, jemaah akan kesulitan mengakses fasilitas, terutama saat puncak Armuzna,” kata Ahmad Halimy, Rabu (29/04/2026).

Ia menegaskan, kehilangan kartu Nusuk bukan persoalan sepele. Dampaknya bisa langsung dirasakan oleh jemaah karena setiap pergerakan di area Armuzna sangat bergantung pada kartu tersebut sebagai alat verifikasi.

“Kalau sampai hilang, jemaah tidak bisa bergerak leluasa. Ini bisa menghambat pelaksanaan ibadah yang sudah terjadwal ketat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Halimy menjelaskan bahwa proses penggantian kartu Nusuk membutuhkan waktu dan prosedur yang tidak singkat. Dalam kondisi tersebut, jemaah berpotensi tertahan dan tidak dapat mengikuti rangkaian ibadah secara optimal.

“Penggantian kartu bisa memakan waktu hingga dua hari. Selama itu, jemaah praktis tidak bisa ke mana-mana karena akses layanan terbatas,” ungkap Ahmad Halimy.

Untuk itu, ia meminta para ketua regu dan ketua rombongan agar aktif memantau kelengkapan dokumen jemaah. Pengawasan ini dinilai penting guna mencegah kendala administratif yang dapat berdampak pada kelancaran ibadah.

“Kami berharap semua petugas kloter ikut memastikan dokumen jemaah aman. Dengan kesiapan bersama, pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Gempa Guncang Sapudi, TNI-POLRI dan Pemkab Bawa Misi Kemanusiaan: Negara Hadir

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru