Gerobak Harapan dari Pulau Terpencil: Lapas Arjasa Hidupkan Asa Ekonomi Keluarga Warga Binaan

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas III Arjasa Saat Menyalurkan Bantuan Gerobak Di Momentum HBP KE-62 Kepada Warga Binaan

Lapas III Arjasa Saat Menyalurkan Bantuan Gerobak Di Momentum HBP KE-62 Kepada Warga Binaan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dari sebuah pulau yang jauh dari hiruk-pikuk kota, langkah kecil namun berdampak besar lahir.

Lapas Kelas III Arjasa di Kabupaten Sumenep membuktikan bahwa pemasyarakatan tak sekadar soal pembinaan di balik jeruji, melainkan juga tentang menjaga nyala kehidupan di luar tembok penjara.

Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi titik balik hadirnya program inovatif: pemberian gerobak usaha bagi keluarga warga binaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi simbol kehadiran negara dalam ruang-ruang paling rentan.

Kepala lapas III Arjasa, Ristanto Rachmad Hidayat, menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk menjawab persoalan nyata yang kerap luput dari perhatian.

“Kami tidak ingin pembinaan berhenti di dalam lapas. Keluarga warga binaan juga harus tumbuh, harus bertahan, bahkan berkembang secara ekonomi,” kata Ristanto Rachmad Hidayat, Selasa (28/04/2026).

Di balik setiap jeruji, ada keluarga yang menunggu sering kali dalam kondisi ekonomi yang terhimpit.

Baca Juga :  Bidik Cahaya Ramadhan, Ponpes Nasyrul Ulum Aeng Dake Gelar Pesantren Ramadhan, Siapkan Generasi Rabbani

Kehilangan sosok pencari nafkah membuat banyak keluarga terancam kehilangan pijakan hidup. Di sinilah program ini hadir sebagai jawaban.

Gerobak-gerobak usaha itu diserahkan langsung kepada para penerima dalam suasana hangat penuh harapan.

Baca Juga :  Pemuda Sumenep Siap Buka STIP di Kabupaten Sumenep

Bukan sekadar simbolik, melainkan awal dari perjalanan baru menuju kemandirian.

“Dengan gerobak ini, kami ingin membuka peluang. Mereka bisa memulai usaha kecil, berdagang, dan kembali memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih dari sekadar bantuan ekonomi, program ini mencerminkan wajah baru pemasyarakatan lebih manusiawi, lebih inklusif, dan lebih menyentuh akar persoalan sosial.

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara. Kami ingin memastikan bahwa keluarga warga binaan tidak merasa ditinggalkan,” tambah Ristanto Rachmad Hidayat.

Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa sistem pemasyarakatan modern tidak hanya berorientasi pada individu yang menjalani hukuman, tetapi juga pada ekosistem sosial yang mengitarinya.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Lenteng Fasilitasi Nobar Untuk Warga, Camat Supardi Harapkan Timnas U-23 Indonesia Jadi Juara

Harapannya, gerobak usaha ini tidak berhenti sebagai bantuan sesaat. Ia diharapkan menjadi pemantik perubahan jangka panjang menggerakkan roda ekonomi keluarga, menumbuhkan semangat mandiri, dan membangun kembali harapan yang sempat redup.

“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Ini bukan akhir, tapi awal kebangkitan ekonomi keluarga warga binaan,” tutup Ristanto penuh optimisme.

Dari pulau terpencil di Sumenep, pesan kuat itu menggema: bahwa keadilan tidak hanya menghukum, tetapi juga memulihkan bahkan hingga ke meja makan keluarga yang ditinggalkan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan
Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong
Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi
HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur
Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan
Pengajian Maulid Nabi di Raas Dipadati Warga, Jadi Momentum Kebersamaan dan Penutupan KKN
Polsek Pasongsongan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu, Operasi Tumpas Semeru 2026 Berbuah Penindakan
HUT RI ke-81, Warga BTN Sumenep Kobarkan Api Persaudaraan Lewat Pawai dan Gotong Royong

BERITA TERKAIT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:24 WIB

HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan

BERITA TERBARU