JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ratusan masyarakat Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, memadati halaman Kantor Kecamatan Raas, Sabtu (15/8/2026) malam. Mereka menghadiri pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus penutupan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswi Universitas Sukorejo Situbondo.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Pusat Ikatan Santri Salafiyah Syafi’iyah Alumni Sukorejo, KH Ahmad Fadoil, sebagai penceramah. Kehadirannya mendapat sambutan antusias masyarakat yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antara masyarakat, pemerintah kecamatan, tokoh agama, dan mahasiswa yang selama ini menjalankan program pengabdian melalui KKN.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Fadoil mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi jangan hanya diperingati sebagai kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana keteladanan Rasulullah SAW kita hadirkan dalam kehidupan, terutama dalam menjaga akhlak, persaudaraan, dan kepedulian kepada sesama,” ujar KH Ahmad Fadoil.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, persaudaraan dan kepedulian sosial merupakan nilai yang harus terus dirawat agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis.
“Kebersamaan harus terus dijaga. Masyarakat yang kuat adalah masyarakat yang saling menghormati, saling membantu, dan mampu menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Camat Raas Achmad Fikri, S.Sos., M.Si., menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum yang sangat berkesan baginya. Terlebih, ia mengaku baru menjalankan amanah sebagai Camat Raas dan langsung mendapat kesempatan mengikuti kegiatan keagamaan yang dihadiri ratusan masyarakat.
“Bagi saya pribadi, kegiatan ini merupakan momentum yang sangat berkesan dan langka. Saya baru mendapat amanah sebagai Camat Raas, tetapi sudah diberikan kesempatan untuk berkumpul bersama masyarakat dalam suasana Maulid Nabi yang penuh kebersamaan,” kata Achmad Fikri.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas karena mempertemukan unsur pemerintah, masyarakat, tokoh agama, serta mahasiswa KKN dalam satu momentum. Hal itu dinilai menjadi modal penting untuk membangun komunikasi dan kebersamaan di Kecamatan Raas.
“Saya berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga sinergi dengan masyarakat, tokoh agama, dan kalangan akademisi sangat penting untuk membangun Raas ke depan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswi Universitas Sukorejo Situbondo yang telah melaksanakan program KKN di Kecamatan Raas. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan warna tersendiri sekaligus kontribusi melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Penutupan KKN tersebut menjadi akhir dari rangkaian pengabdian para mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. Namun, Camat Raas berharap hubungan baik yang telah terbangun tidak berhenti setelah program KKN berakhir.
“Semoga apa yang telah dilakukan selama KKN memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga berharap silaturahmi yang sudah terjalin tidak berhenti sampai kegiatan ini selesai, tetapi terus berlanjut di masa mendatang,” pungkas Achmad Fikri.
Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, menjadikan peringatan Maulid Nabi sekaligus penutupan KKN tersebut sebagai momentum yang mempererat hubungan antara masyarakat dan berbagai elemen di Kecamatan Raas.









