Hadiri Kontes Paguyuban Sapi Sonok, Begini Harapan Mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadiri Kontes Paguyuban Sapi Sonok, Begini Harapan Mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep. Sabtu (27/07/2024)

Hadiri Kontes Paguyuban Sapi Sonok, Begini Harapan Mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep. Sabtu (27/07/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kontes Sapi Sonok kembali digelar di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan pada Sabtu (27/07/24) yang bertempat di lapangan Sonok Dusun Palalang.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Paguyuban Sapi Sonok Pantura, yang kepesertaannya datang dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan.

Adapun delegasi dari Kabupaten Sumenep di antaranya yaitu kecamatan Dungkek, Batuputih, Gapura, Pasongsongan, Lenteng dan dari Kabupaten Pamekasan meliputi Kecamatan Waru dan beberapa kecamatan lain yang ada di Pantura dan sekitarnya.

Baca Juga :  Kemenag Sumenep Serahkan 34 CPNS Tahun 2025, Abdul Wasid: Jaga Integritas dan Profesionalisme

Mereka tiba di lokasi acara sekitar pukul 06.00 WIB, bahkan sudah ada yang datang mulai pukul 23.00 malam hari-H dengan membawa sapi terbaiknya lengkap dengan grup musik saronen sebagai pengiring.

Sementara itu, Mastari salah peserta menuturkan bahwa dirinya sudah tiba di lokasi sejak pagi dan akan mengikuti acara tersebut hingga usai nanti sore

Baca Juga :  Serius Tapi Santai, Babinsa Guluk-Guluk Komsos Dengan Warga Binaan

“Saya sudah sampai di lokasi sudah sejak pagi, dan acaranya dimulai sekitar pukul 09.00. Mengingat karena saya anggota tetap paguyuban ini, maka harus mengikuti sampai selesai hingga nanti sore, dan kontes ini digelar setiap bulan secara pindah-pindah ke berbagai daerah,” ucap Mastari saat ditemui di arena.

Di sisi lain, Asyroful Maghfur salah satu Mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep Posko 22 mengharapkan kesenian Sapi Sonok harus terus dilestarikan, mengingat hal tersebut juga berdampak pada perekonomian warga.

Baca Juga :  Laga Perdana Super League 2025/2026: Madura United Tersungkur di Kandang, Persis Solo Pulang Bawa Kemenangan

“Kontes Sapi sinok sebagai pelestarian budaya lokal madura, memang merupakan tradisi kultural yang juga dapat mengangkat nilai relasi sinergitas desa dan memberikan respon untuk membangun perekonomian masyarakat setempat.” pungkas Maghfur. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Implementasi Perbup Kendaraan Listrik, Bupati Sumenep Resmikan SPKLU di Taman Adipura
Siasat PASI Sumenep Tatap Porprov Jatim: Isolasi Atlet Senior hingga Genjot Pemula
Hadir Langsung di Pengesahan PSHT Sumenep, Kapolres Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
Menakar Filosofi dan Narasi Pembangunan di Balik Logo Hari Jadi Sumenep ke-758
Sambut Hari Jadi ke-758, Sumenep Luncurkan Logo Baru Berorientasi Kebangkitan Pariwisata dan UMKM
Sabet Juara Piala Wali Kota Surabaya, Bupati Achmad Fauzi Puji Progres Instan PBVSI Sumenep
Menebar Cahaya Al-Quran di Bumi Sumenep: Langkah Nyata KBS Sentuh Sanubari Santri Maqomam Mahmuda
Jangan Lupa Besok! Lomba Uji Tembak Akik dan Fosil Berhadiah Motor Digelar di PPI Pasongsongan Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:35 WIB

Implementasi Perbup Kendaraan Listrik, Bupati Sumenep Resmikan SPKLU di Taman Adipura

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:38 WIB

Siasat PASI Sumenep Tatap Porprov Jatim: Isolasi Atlet Senior hingga Genjot Pemula

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:59 WIB

Hadir Langsung di Pengesahan PSHT Sumenep, Kapolres Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:09 WIB

Menakar Filosofi dan Narasi Pembangunan di Balik Logo Hari Jadi Sumenep ke-758

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:51 WIB

Sambut Hari Jadi ke-758, Sumenep Luncurkan Logo Baru Berorientasi Kebangkitan Pariwisata dan UMKM

Berita Terbaru