Doa untuk Bung Karno Menggema dari Pendopo Keraton Sumenep

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim Saat Memberikan Sambutan di Acara Doa Bersama Untuk Sang Proklamator RI Ir. Sukarno di Pendopo Agung Keraton Sumenep

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim Saat Memberikan Sambutan di Acara Doa Bersama Untuk Sang Proklamator RI Ir. Sukarno di Pendopo Agung Keraton Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pendopo Agung Keraton Sumenep kembali menjadi saksi peristiwa bersejarah. Sabtu malam (21/6/2025), bangunan yang sarat nilai budaya itu dipenuhi cahaya dan lantunan doa dalam sebuah acara bertajuk “Doa untuk Sang Proklamator Republik Indonesia”, sebagai penutup rangkaian Bulan Bung Karno yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sepanjang Juni 2025.

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, memimpin langsung jalannya doa bersama tersebut. Ia berdiri khidmat di mimbar utama Pendopo Agung, memandu ratusan hadirin dalam mendoakan Ir. Soekarno Presiden pertama RI sekaligus Bapak Bangsa Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya dari berbagai elemen.

“Doa ini bukan hanya penghormatan kepada Bung Karno. Ini adalah seruan hati untuk menjaga api nasionalisme agar tetap menyala, terutama di tengah generasi muda,” ujar KH Imam Hasyim dalam sambutannya.

Acara ini tidak digelar di sembarang tempat. Pendopo Agung Keraton Sumenep, simbol kebesaran sejarah dan budaya Madura, dipilih sebagai titik puncak kegiatan sebagai pengingat bahwa nilai perjuangan Bung Karno selaras dengan warisan kultural yang hidup di tanah Sumekar.

Dalam orasinya, KH Imam Hasyim mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan ajaran Trisakti Bung Karno berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagai pijakan membangun daerah dan bangsa.

“Sumenep adalah tanah yang religius sekaligus historis. Kita harus menjadikan nilai-nilai Bung Karno sebagai napas pembangunan agar tidak tercerabut dari akar budaya kita sendiri,” ujngkapnya.

Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan penampilan puisi perjuangan karya pelajar, musikalisasi teks Proklamasi, serta pementasan seni budaya lokal yang sarat makna patriotisme. Aura semangat kebangsaan begitu kuat terasa menyatu dengan arsitektur klasik Pendopo Agung yang membalut malam dengan nuansa sakral dan membanggakan.

Baca Juga :  MPLS 2024, Kepala SMP Tahfidz Nurul Islam Karang Cempaka Bluto, Ingatkan Pentingnya Aplikasi Nilai Alquran dalam Kehidupan

Selama Juni 2025, Pemkab Sumenep telah melaksanakan berbagai agenda edukatif dan inspiratif: forum refleksi pemikiran Bung Karno, pameran foto sejarah, lomba orasi kebangsaan, hingga pentas seni. Semua dirancang untuk membumikan kembali ajaran Bung Karno agar tidak hanya dikenang di panggung, tetapi ditanamkan dalam tindakan sehari-hari.

“Bung Karno pernah berkata: Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Di Pendopo Agung ini, kita bukan hanya mengenang, tetapi mewarisi,” pungkas KH Imam Hasyim.

Dengan ditutupnya Bulan Bung Karno di jantung budaya Sumenep, semangat nasionalisme seolah mendapat bahan bakar baru. Dari tanah para raja dan ulama ini, Indonesia diingatkan kembali bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan amanah yang harus dijaga dengan cinta, ilmu, dan aksi nyata. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Samsat Sumenep Gelar Operasi Gabungan, Tingkatkan PAD Melalui Pajak Kendaraan Bermotor

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas
Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi
Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:23 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan

BERITA TERBARU