Dirut Media Online Jawa Timur Menjadi Korban Penipuan Sindikat Jual Beli Mobil

- Redaksi

Jumat, 11 Maret 2022 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut PT Media Detikzone.Net Igusty Madani Korban Penipuan Sendikat Jual Beli Mobil

Dirut PT Media Detikzone.Net Igusty Madani Korban Penipuan Sendikat Jual Beli Mobil

JAVANETWORK. CO. ID. SAMPANG – Dirut PT Media Detikzone.net, Igusty Madani bersama istrinya menjadi korban Sindikat penipuan jual beli mobil melalui media online yang terjadi di wilayah desa Masaran kecamatan Banyuates kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kamis, 10/03/22.

Penipuan tersebut merugikan korban dengan uang sebesar Rp 150 juta rupiah yang sudah ditransfer melalui rekening BNI dan BRI.

Sindikat penipuan tersebut berawal pada saat Istri Dirut PT. Media Detikzone inisial H membuat status melalui media online Facebook dengan mencari sebuah mobil Yarisbpada hari Sabtu, 05/03/2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat memposting status tersebut, ada anggota FB nya yang mengisi kolom komentar dengan kalimat ‘Tes.

Setelah itu, lanjut ke percakapan Wa dengan mempertanyakan mobilnya apalah sudah dapat apa belum.

Herlin, (36) keluarga Dirut Detikzone.net mengatakan bahwa setelah percapakapan tersebut, dirinya diminta penipu (Billy, red) datang ke Banyuates untuk melihat langsung mobilnya dan bertemu dengan adik iparnya bernama Noval hari Rabu 09/03/2022 .

“Setelah sampai di depan Kantor Unit BRI Banyuates, tiba tiba pria yang diketahui bernama Noval tersebut menghampiri dan menyuruh saya dan suami beserta sopir mobil yang saya sewa agar bertemu kerumah saja,” jelasnya. Kamis, 10/03/2022.

Baca Juga :  Polres Sampang Paksa Korban Penipuan Jual Beli Mobil Tandatangani Berkas, Tapi Dirugikan 50 Juta

Sesampainya di sebuah tempat yang diakui pria yang diketahui bernama Noval tersebut memperlihatkan STNK guna mengecek keabsahan surat surat mobil tersebut.

“Ditempat itu saya dan suami hanya mengecek STNK dan kondisi mobil dan kerap kali saya mempertanyakan siapa Billy, namun Noval selalu menyakinkan bahwa Billy ini adalah kakak ipar sepupunya dan saat ini ada di kota Surabaya,” jelasnya.

Pertanyaan itupun bukan hanya 2-5 kali saya lontarkan, namun selalu berulang- ulang.

“Bukan hanya sekali dua kali saya pertanyakan Billy itu siapa, namun jawabnya tetap sama si Billy adalah ipar sepupunya,” tuturnya.

“Setelah itu suami dan saya beserta sopir pamit pulang dan mengatakan kapada Novan akan memberi informasi lanjutan, ” imbuhnya.

Sesampainya dirumah, Billy tersebut terus menjalin komunikasi dan meminta agar mobilnya dibeli untuk biaya berobat istrinya yang di operasi.

Sementara itu, Igusty Madani yang menjadi Korban penipuan melalui media online tersebut menindak lanjuti tawaran Billy yang diberikan kepada istrinya dengan mendatangi lagi ke desa Masaran, Kecamatan Banyuates Sampang, Kamis 10/03/2022.

“Pada saat sampai di Rumah yang berlokasi dipinggir jalan dekat dengan pencucian mobil, saya kembali mengecek mobil yang sudah deal harga.

Tak berselang lama, si Billy ini mengirim nomor rekening BRI kepada saya dan istri saya” tukasnya.

Baca Juga :  Kadiv Humas Polri : Hujan Rintik Tidak Halangi Proses Evakuasi 5 Korban Gempa Cianjur

Kemudian, istrinya mentransfer uang Rp 50 juta kepada terlapor dan pihaknya menginformasikan hal itu ke Noval bahwa sudah ditransfer, namun kata Novan si Billy masih belum memberi kabar kepada dirinya.

“Sebelum saya transfer lagi sebesar Rp 100 juta, saya menanyakan kembali kepada Noval bahwa si Billy mengirim nomor rekening atas nama istrinya yang bernama ANITA NURFAUZIAH dan Noval menjelaskan bahwa memang benar nama tersebut adalah nama istrinya si Billy,” tandasnya.

Kemudian, uang yang Rp 100 jutapun ditransfer ke rekening dan bukti transfernya pun diperlihatkan ke Noval, namun tiba tiba Noval mengatakan dirinya tidak kenal dengan dengan Billy tersebut.

“Seketika itu, saya merasa tertipu dengan sindikat itu. Dan sayapun bergegas pergi ke Bank BNI untuk meminta pembekuan rekening. Namun ironis sekali uang tersebut sudah dipindah bukukan dan pihak bank menganjurkan agar saya membuat Laporan Kepolisian untuk ditindak lanjuti,” terang Igusty Madani

Atas kejadian itu, korban mendatangi Polres Sampang untuk membuat Laporan.

Sampai di lokasi, Korban diperiksa dan dimintai keterangan terlebih dahulu di ruang Pidek sebelum ke SPKT.

“Sejauh ini kita kesulitan jika berurusan dengan perbankan karena seringkali kita tidak diberikan data nasabah,” kata anggota yang bertugas diruangan itu.

Baca Juga :  Sepertinya Atensi Kapolri Tak Digubris, Ketum PW FRN Minta Diperiksa Kapolresnya

Sekedar diketahui, bahwa rumah yang menjadi tempat transaksi yang sebelumnya diakui Noval sebagai rumahnya itu adalah milik anggota polisi wanita (Polwan) yang bertugas di Polres Sampang.

Hal itu dibuktikan dengan pernyataan Polwan itu sendiri tatkala berada di ruangan Pidek.

“Noval ini adalah saudara saya dan yang rumah yang menjadi TKP itu milik saya ,” jelas Ayu Andira, Polwan Polres Sampang.

Terakhir, I Madani juga menambahkan, sindikat penipuan modus jual beli  mobil dengan cara kongkalikong itu pasti banyak memakan korban. Iapun meyakini korban lain akan berdatangan.

“Apalagi informasinya di wilayah itu memang rawan penipuan sindikat seperti itu.dan kabarnya banyak kasus pembelian jual beli sepeda motor, ketika dibayar dan dibawa pulang sepeda motornya dicegat ditengah jalan, dicegat dan diambil dan korbannya hanya bisa pasrah,” tandasnya.

Pihaknya menegaskan, bahwa ia beserta Kuasa Hukum Ach. Supyadi SH, MH dan rekan rekan akan mengawal kasus ini sampai tuntas, sehingga otak dibalik penipuan tersebut bisa tertangkap.

“Saya bersama Advocat Supiyadi akan mengawal kasus ini hingga menemukan titik terang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU