JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Selain masuk dalam rangkaian Ramadhan Progresif acara diplomasi lintas OKP juga menjadi cita-cita besar priodesasi kedua Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) STKIP PGRI Sumenep.
Acara semi formal tersebut dimulai pada Jumat, 31 Maret 2023 pukul 20.00 dan diperkirakan berakhir pada 7 April 2023 yang menyasar seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) atau Organisasi Ekstra yang ada di lingkungan kampus STKIP PGRI Sumenep.
Sebelumnya, setelah kemarin pertama kali bertandang ke PK. PMII dan disusul ke beberapa OKP yang lain yakni PK. IMM, PK GMNI dan nanti akan berkahir di PK. HMI.
Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa pengurus harian dan beberapa pengurus departemen PKPT, seperti yang dituturkan Ketua PKPT IPNU STKIP PGRI Sumenep Fathor Rosy, bahwa kegiatan tersebut selain bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan juga merupakan wujud konkret dari Visi PKPT di periode kedua ini.
“Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan ini masuk dalam sekala agenda prioritas kami di bulan Ramadan ini yang kami tampung dalam Ramadhan Progresif dengan diikuti beberapa kegiatan yang lain,” ucap Rosy, Rabu (05/04/2023).
Oleh karena itu kata Rosy mengingat visi besar kami hari ini adalah membangun sinergi dengan semua pihak terlebih dengan keluarga besar OKP di STKIP dan Alhamdulillah sekarang bisa kami buktikan dengan konkret.
Sementara itu Ketua PKPT IPPNU STKIP PGRI Sumenep, Hasibah mendukung penuh program Ketua STKIP IPNU STKIP PGRI Sumenep untuk terus berupaya semaksimal mungkin menjalin sinergitas dengan semua element guna mencapai integritas PKPT itu sendiri.
Karena menurut dirinya menyebut dengan keberadaan PKPT di STKIP PGRI Sumenep masih terbilang anak bungsu.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjalin sinergitas dengan semua elemen guna mencapai integritas PKPT karena kita tahu sendiri bahwa adanya PKPT IPNU-IPPNU di STKIP PGRI Sumenep masih terbilang anak bungsu. Oleh karena itu kami perlu belajar kepada mereka yang telah lebih dulu ada,” pungkas Hasibah. (REDJAVA****)












