JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi membuka pendidikan, pelatihan dan pembinaan peserta MTQ Kabupaten Sumenep. Kegiatan Diklat ini bertempat di Hotel Azmi, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (22/08/2023).

Dalam sambutannya, Wabup Hj Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi mengatakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dilaksanakan Pemerintah itu dalam upaya membangkitkan semangat masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai segala sumber ilmu.
“Itu salah satu program di bidang keagamaan yang bertujuan untuk memupuk kecintaan masyarakat dalam memahami dan mensyiarkan Alquran, yang dilakukan Pemerintah Kabupaten ataupun Provinsi,” kata Wabup Hj Dewi Khalifah SH, MH, MPdi.

Menurut orang nomer dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu menuturkan sejatinya hakikat kegiatan MTQ adalah syiar Al-Qur’an itu sendiri, yang menuntut seorang muslim tidak hanya pandai membaca dan menulis, akan tetapi jauh lebih penting adalah memahami makna kandungan Al-Qur’an itu sendiri.
“Bagi seluruh masyarakat muslim, terutama kalangan generasi muda, untuk mencintai dan mempelajari lebih dalam Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjalankan aktivitas sehari-hari agar supaya menjadi generasi yang Qur’ani,” harap Nyai Eva sapaannya.

Lebih lanjut Ketua Muslimat NU Sumenep itu berharap para peserta Diklat dan pembinaan ini untuk meningkatkan kualitas dalam mengikuti kegiatan, sehingga pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur 2023, peserta dari Kabupaten Sumenep, peringkatnya lebih baik lagi dari tahun yang lalu.
“Semoga khafilah-khalifah (Kontingen) MTQ dari Kabupaten Sumenep, pada penyelenggaraan MTQ Provinsi Jawa Timur tahun ini bisa masuk ke-10 besar dari sebelumnya peringkat ke-14 dari 38 Kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, SPdi menjelaskan untuk peserta Diklat dan pembinaan MTQ Kabupaten Sumenep tahun 2023, berjumlah 49 orang, dengan rincian 25 orang putri dan 24 orang putra yang berasal dari kecamatan daratan dan kepulauan.

“Diklat dan pembinaan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan pengetahuan, keahlian dan keterampilan, selain juga untuk menyiapkan sikap dan mental para khafilah-khalifah MTQ Kabupaten Sumenep,” ujarnya Kamiluddin, SPdi.
Pihaknya, kata Kabag Kesra, Kamiluddin, SPdi menyatakan para peserta MTQ akan mengikuti kegiatan Diklat dan pembinaan selama 4 hari, dimulai 21 hingga 24 Agustus 2023, yang bertempat di Hotel Azmi di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.
“Diklat dan pembinaan untuk teknis pelaksanaan dilakukan oleh Dewan Hakim Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sumenep dan Provinsi Jawa Timur,” tutup Kabag Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin, SPdi. (REDJAVA****)











