JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP -.Jurnalis Sumenep Independen (JSI) menggelar kunjungan edukasi ke Migas Corner Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai upaya memperdalam pemahaman anggotanya terkait industri hulu minyak dan gas. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen JSI untuk menghadirkan pemberitaan yang lebih akurat, berimbang, dan kontekstual bagi publik, khususnya menyangkut isu-isu energi.
Ketua JSI, Igusty Madani, menegaskan bahwa jurnalis dituntut tidak hanya menyajikan fakta, tetapi juga memahami proses teknis di balik laporan yang mereka buat. “Melalui kunjungan ini, kami ingin memperkuat pemahaman jurnalis tentang dinamika hulu migas sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat lebih akurat dan edukatif,” ujarnya disela kegiatan, Senin (08/12/2025).
Ia menambahkan, sektor migas merupakan bidang yang sensitif dan berkaitan langsung dengan kepentingan publik. Karena itu, JSI melihat perlunya jurnalis memiliki akses literasi yang memadai. “JSI harus menjadi relasi yang menjembatani akses edukasi tentang hulu migas kepada masyarakat, terutama di daerah penghasil,” tuturnya.
Dari pihak SKK Migas Jabanusa, apresiasi disampaikan oleh perwakilan Departemen Formalitas dan Komunikasi, Cindy Koeshardini. Menurutnya, jurnalis memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik terhadap industri migas yang kerap dinilai kompleks. “Kami berterima kasih atas kunjungan JSI. Kolaborasi dengan para jurnalis sangat penting untuk membangun pemahaman publik terkait industri migas,” kata Cindy.
Dalam sesi pemaparan, Cindy menjelaskan berbagai aspek fundamental industri migas di Indonesia, mulai dari perkembangan sektor, struktur tata kelola, peta wilayah kerja, hingga tahapan eksplorasi dan produksi. Ia menekankan bahwa informasi teknis yang tepat sangat diperlukan agar jurnalis mampu menerjemahkannya ke dalam bahasa yang mudah dipahami masyarakat. “Harapannya, informasi ini membantu jurnalis memahami proses teknis dan regulasi migas sehingga dapat diterjemahkan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat,” tandasnya.
Kegiatan ditutup dengan tur ke ruang simulasi migas, tempat para jurnalis menyaksikan visualisasi interaktif proses industri hulu migas, mulai dari operasi kapal hingga eksplorasi laut dalam. Fasilitas ini memberikan gambaran nyata mengenai kompleksitas operasional sektor migas dan peran strategisnya bagi kebutuhan energi nasional.
Melalui kunjungan ini, JSI kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan literasi energi di kalangan anggotanya, sekaligus memperkuat fungsi jurnalisme sebagai penyampai informasi yang kredibel, edukatif, dan berpihak pada kepentingan publik. (REDJAVA****)











