JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dimanfaatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep untuk menyampaikan pesan baru yang lebih segar dan relevan dengan tantangan zaman.
Melalui desain pamflet yang inspiratif, BRIDA tidak lagi sekadar mengulang slogan umum, melainkan mengajak masyarakat melihat pendidikan sebagai kunci transformasi masa depan.
Dalam rilisan tersebut, BRIDA Sumenep mengusung narasi baru yang menekankan pentingnya kolaborasi, kreativitas, serta penguatan karakter generasi muda di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi.
Kepala BRIDA Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos.,M.S.I., menyampaikan bahwa perubahan pendekatan dalam penyampaian pesan pendidikan menjadi bagian dari strategi untuk membangun kesadaran publik.
“Momentum ini kami manfaatkan untuk mengajak semua pihak melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang harus terus diperbarui, baik dari sisi metode, riset, maupun inovasi,” kata Siswahyudi Bintoro, Sabtu (02/05/2026).
Ia menegaskan, peran lembaga riset daerah sangat penting dalam memperkuat kualitas pendidikan, terutama dalam menciptakan solusi berbasis kebutuhan lokal.
“Kami ingin menghadirkan ekosistem pendidikan yang adaptif, yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan karya nyata dari generasi muda,” tambahnya.
Dengan pendekatan komunikasi yang lebih modern dan substansi yang diperbarui, BRIDA Sumenep berharap pesan yang disampaikan dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat luas, khususnya kalangan pelajar dan akademisi.
Peringatan Hardiknas 2026 pun diharapkan menjadi titik tolak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang tangguh, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global. (REDJAVA****)












