JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Halaman SDN Poja I, Desa Poja, Kecamatan Gapura, dipenuhi suasana haru dan kebanggaan saat sekolah menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas akhir bersama TK Nurul Hikmah, Jumat (19/6/2026) malam.
Di bawah cahaya lampu yang menerangi halaman sekolah, para orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan tamu undangan menyaksikan momen bersejarah bagi anak-anak yang telah menuntaskan pendidikan mereka.
Sebanyak 11 siswa SDN Poja I dan 12 siswa TK Nurul Hikmah resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara berlangsung sederhana namun sarat makna. Kehangatan tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penampilan siswa hingga pemberian santunan kepada anak-anak yatim oleh Baznas Kabupaten Sumenep.

Kepala SDN Poja I, Abd. Rahem, S.Pd, mengatakan bahwa pelepasan siswa bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menanamkan optimisme dan semangat belajar kepada generasi muda.
“Malam ini bukanlah akhir dari perjalanan anak-anak kami, melainkan langkah awal menuju masa depan yang lebih luas. Kami berharap mereka terus belajar, berani bermimpi, dan mampu menggapai cita-cita setinggi mungkin,” kata Abd. Rahem dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di SDN Poja I agar mampu menjadi sekolah yang unggul dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Poja.
“Kami ingin SDN Poja I terus berkembang menjadi sekolah yang maju, berprestasi, dan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, cerdas, serta siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Abd. Rahem menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Sumenep yang telah menunjukkan kepeduliannya melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim dalam acara tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas Kabupaten Sumenep atas perhatian dan dukungannya. Kehadiran serta santunan yang diberikan tidak hanya membantu, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yatim yang menerima,” tutup Abd. Rahem.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Poja, komite sekolah, wali murid, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan.
Malam perpisahan itu pun ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh siswa yang dilepas dapat melanjutkan pendidikan dengan baik, menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, bangsa, dan agama, serta membawa nama baik almamater mereka di masa mendatang. (REDJAVA)









