Brand Skincare Anak Moell Hadir di Pulau Mamburit Kepulauan Kangean Sumenep, Fokus Atasi Stunting Anak

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brand Skincare Anak Moell Hadir di Pulau Mamburit Kepulauan Kangean Sumenep, Fokus Atasi Stunting Anak

Brand Skincare Anak Moell Hadir di Pulau Mamburit Kepulauan Kangean Sumenep, Fokus Atasi Stunting Anak

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perjalanan panjang sejauh ratusan kilometer, melintasi daratan dan ganasnya laut selama hampir 15 jam dari Surabaya, menjadi awal dari sebuah misi kemanusiaan yang tak biasa.

Brand skincare anak Moell hadir di Pulau Mamburit, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, melalui program Corporate Social Responsibility bertajuk Moell On Mission pada 22 hingga 26 April 2026.

Bukan sekadar kegiatan sosial, ini adalah upaya nyata menembus batas geografis demi satu tujuan: menghadirkan akses kesehatan yang layak bagi anak-anak di wilayah terpencil.

Setibanya di Pulau Mamburit, tim dihadapkan pada realita yang menggugah. Minimnya fasilitas kesehatan dan rendahnya edukasi perawatan anak menjadi persoalan sehari-hari yang harus dihadapi warga.

Mayoritas masyarakat bekerja sebagai nelayan. Sementara para ibu masih mengandalkan pengetahuan tradisional dalam merawat anak mulai dari penggunaan bedak berlebih hingga keterlambatan memeriksakan kondisi kesehatan karena akses yang jauh dan sulit.

Baca Juga :  Fenomenal di Sumenep! Naghfir’s Institute Buka Mata Publik lewat Award 9 Pelopor Kebaikan 2026

Founder Moell, Uung Victoria Finky, menegaskan bahwa misi ini lahir dari kepedulian terhadap ketimpangan yang masih nyata.

“Moell On Mission lahir dari keyakinan bahwa kesehatan dan tumbuh kembang anak tidak boleh ditentukan oleh lokasi tempat tinggal,” ungkapnya, Sabtu (02/05/226).

Data di lapangan berbicara jelas. Pada kelompok usia 0–24 bulan, ditemukan lima anak mengalami stunting atau setara 22,73 persen. Bahkan, satu anak lainnya masuk kategori severely stunting.

Tenaga kesehatan setempat, Syamsiyah, menyebut kondisi ini sebagai persoalan kompleks yang terus berulang.

“Masalah kesehatan anak di sini cukup banyak, terutama terkait tumbuh kembang dan kondisi kulit. Namun, keterbatasan akses dan kebiasaan masyarakat membuat banyak kasus tidak tertangani sejak dini,” jelasnya.

Fasilitas kesehatan utama di pulau ini hanyalah Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) sederhana yang dibangun secara swadaya, dengan satu ranjang pemeriksaan dan persediaan obat yang sangat terbatas.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Kunjungi Sejumlah Ponpes Perkuat Silaturahmi Untuk Kamtibmas

Perawat Asharul Fauli menuturkan, pasien dengan kondisi serius harus menempuh perjalanan panjang ke Pulau Kangean bahkan ke daratan Sumenep.

“Perjalanan bisa berjam-jam, tergantung transportasi yang ada,” katanya.

Tak tinggal diam, Moell langsung melakukan intervensi nyata. Revitalisasi Poskesdes menjadi langkah awal mulai dari perbaikan bangunan, penambahan fasilitas, hingga penyediaan obat-obatan.

Tak hanya itu, layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan kepada anak-anak, disertai edukasi langsung kepada para orang tua.

Baca Juga :  Usai Cuti Kampanye Bupati Achmad Fauzi Pimpin Apel Upacara Gabungan, Serahkan Simbolis Pick Up Sampah dan Lepas Kontingen Porda

Bersama tenaga medis seperti Ikhsanuddin Qothi, tim turun langsung menyapa warga dari rumah ke rumah.

“Kami melihat tantangan terbesar bukan hanya akses layanan, tapi juga edukasi. Banyak kondisi sebenarnya bisa dicegah jika ada pemahaman yang cukup,” ujar dr Ikhsanuddin.

Program Moell On Mission menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menjangkau hingga ke pelosok negeri. Di tengah keterbatasan, hadirnya perhatian dan aksi nyata mampu menyalakan harapan baru.

Pulau Mamburit mungkin jauh dari pusat kota. Namun, dari pulau kecil inilah, pesan besar itu disuarakan bahwa setiap anak Indonesia, di manapun mereka berada, berhak tumbuh sehat dan mendapatkan masa depan yang lebih baik. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru