JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui keterlibatannya dalam pengawalan distribusi bantuan beras kepada masyarakat.
Rabu (23/7/2025), sebanyak 1,96 ton beras disalurkan dari Gudang Bulog ke Balai Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, dengan pengawalan langsung dari Babinsa setempat.
Sebanyak 196 kantong beras diserahkan kepada pihak desa untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat. Proses distribusi berlangsung lancar dan tertib sejak pukul 11.45 WIB hingga selesai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini mendapat pengawasan langsung dari Babinsa Desa Gelugur, Praka Agus B, sebagai bagian dari tugas TNI dalam mendampingi program-program pemerintah, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial.
“Ini adalah bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat. Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang dikucurkan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, tepat waktu dan tepat sasaran,” tegas Danramil 0827/01 Kota, Kapten Czi Acep Kusnadi, saat dikonfirmasi.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan sosial masyarakat bukan hanya sebatas pengamanan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam mendampingi rakyat di tengah berbagai dinamika sosial ekonomi.
Selain Babinsa, kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekdes Desa Gelugur, Imam Muhsin, yang mewakili Kepala Desa, serta perangkat desa lainnya. Bapak Matali, selaku sopir truk dengan nomor polisi L 9294 UY, turut membantu proses pengiriman dari gudang Bulog.
Penyaluran bantuan beras ini merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah pusat melalui Bulog yang didistribusikan secara bertahap ke seluruh wilayah di Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini berakhir pada pukul 12.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Warga yang menerima bantuan pun menyambut baik kehadiran Babinsa dalam proses distribusi, karena merasa lebih tenang dan percaya bahwa pendistribusian dilakukan secara adil.
“InsyaAllah, TNI akan selalu hadir bersama rakyat. Karena bagi kami, rakyat adalah ibu kandung TNI,” pungkas Kapten Czi Acep Kusnadi. (REDJAVA****)









