JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya SMK Nasyrul Ulum dalam memperkuat kompetensi peserta didik terus diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan Kerja Industri (KKI). Pada Sabtu, 24 Januari 2026, siswa kelas X Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan melaksanakan KKI ke PT QL Hasil Laut Lamongan, salah satu perusahaan pengolahan hasil laut terkemuka di Jawa Timur.
KKI merupakan agenda rutin tahunan SMK Nasyrul Ulum yang diperuntukkan bagi siswa kelas X sebagai pengenalan awal terhadap dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar nyata, memperluas wawasan industri, serta menumbuhkan kesiapan mental dan sikap kerja siswa sejak dini.
Pemilihan PT QL Hasil Laut Lamongan dinilai sangat relevan dengan kompetensi keahlian siswa. Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan, khususnya produk berbasis udang dan hasil laut lainnya, dengan sistem produksi modern serta standar mutu dan keamanan pangan yang telah diakui hingga pasar ekspor.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SMK Nasyrul Ulum, Nurul Yaqin, M.Pd., bersama beberapa guru pendamping. Siswa mendapatkan pemaparan langsung dari praktisi industri mengenai alur produksi, pengendalian mutu, manajemen industri, hingga peluang kerja di sektor perikanan.
Kepala Sekolah SMK Nasyrul Ulum, Nurul Yaqin, M.Pd., menegaskan pentingnya KKI sebagai bagian dari pembelajaran vokasi.
“Kunjungan Kerja Industri ini menjadi sarana bagi siswa untuk menyelaraskan teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik nyata di lapangan. Dengan melihat langsung proses kerja di PT QL Hasil Laut, siswa mendapatkan gambaran utuh tentang dunia industri perikanan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung.
“Siswa sangat antusias, aktif bertanya, dan menunjukkan ketertarikan besar. Ini menjadi modal awal yang sangat baik sebelum mereka mengikuti praktik kerja industri (prakerin) saat kelas XI nanti,” tambahnya.
Senada dengan itu, guru pendamping Ismi Aulil Wardani, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa KKI memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi siswa.
“Melalui KKI ini, siswa bisa melihat secara langsung proses pengolahan hasil perikanan yang sesuai dengan standar industri. Mereka belajar dari praktisi, memahami alur kerja, serta mengenal budaya kerja yang disiplin dan profesional,” tuturnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut sangat penting untuk membangun kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
“Pembelajaran seperti ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan menumbuhkan kesadaran bahwa kompetensi yang mereka miliki harus terus diasah agar siap bersaing di dunia industri,” tuturnya.
Melalui kegiatan KKI ini, SMK Nasyrul Ulum berharap dapat terus mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja, sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri sesuai dengan prinsip link and match. (REDJAVA/$$$)












