JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumenep meneguhkan langkah regenerasi organisasi melalui kegiatan serah terima jabatan Ketua DWP sekaligus pengukuhan pengurus baru yang digelar di Kabupaten Sumenep, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan juga menandai komitmen baru dalam memperkuat peran organisasi perempuan pendamping Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Ketua DWP yang baru, Diah Suryani.
Ia menegaskan bahwa pergantian kepengurusan merupakan bagian penting dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan program dan memperkuat kinerja kelembagaan.
Menurutnya, DWP memiliki posisi strategis yang tidak hanya terbatas pada ruang domestik ASN, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung berbagai program sosial, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat di daerah.
“Dharma Wanita Persatuan adalah mitra penting pemerintah daerah. Perannya tidak hanya mendukung kinerja ASN, tetapi juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sekdakab Agus Dwi Saputra disela kegiatan, Kamis (16/04/2026).
Lebih lanjut, ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan energi segar, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan kualitas program kerja yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Sumenep, Diah Suryani, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program organisasi yang telah berjalan baik sekaligus melakukan penguatan pada sektor-sektor yang masih memerlukan peningkatan.
Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi internal, serta membangun budaya organisasi yang terbuka terhadap kritik dan saran demi kemajuan bersama.
“Keberhasilan Dharma Wanita bukanlah keberhasilan individu, melainkan hasil kerja kolektif seluruh anggota yang saling mendukung dan menguatkan,” ungkapnya.
Diah juga menekankan pentingnya peran istri ASN sebagai bagian dari ekosistem pendukung kinerja aparatur negara, tidak hanya dalam ranah keluarga, tetapi juga melalui kontribusi aktif di organisasi.
Menurutnya, penguatan peran perempuan dalam DWP menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya lingkungan ASN yang lebih produktif, harmonis, dan berdaya saing.
Di akhir sambutannya, ia berharap Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumenep ke depan semakin solid, profesional dalam berorganisasi, serta mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi anggota maupun masyarakat. (REDJAVA****)












